Pentagon Perkuat Kapasitas Militer dengan AI Khusus
Pentagon meluncurkan platform AI generatif khusus militer yang menyediakan akses aman bagi 3 juta personel, menggabungkan ChatGPT Mil dan Grok for Government.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 66x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah meluncurkan sistem kecerdasan buatan generatif yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional militer, menawarkan akses terpusat melalui portal GenAI.mil. Platform ini memungkinkan lebih dari 1,7 juta personel sipil dan militer dari total 3 juta anggota departemen untuk menggunakan alat AI tanpa risiko kebocoran data sensitif. Dengan arsitektur yang dijamin aman, sistem ini menjadi bagian dari upaya modernisasi operasional di lingkungan pertahanan.
Dua solusi utama kini tersedia: ChatGPT Mil, yang menawarkan antarmuka familiar bagi pengguna biasa, serta Grok for Government yang dikelola oleh Starshield AI milik SpaceX. ChatGPT Mil difokuskan pada pengolahan obrolan, manajemen file, proyek kolaboratif, dan integrasi GPT khusus yang mendukung tugas administratif, perencanaan strategis, logistik, dan penyusunan kebijakan. Fitur ini akan terus dikembangkan secara bertahap untuk memperluas cakupan fungsi.
Grok for Government, di sisi lain, mengandalkan infrastruktur jaringan satelit Starlink melalui Starshield AI, memberikan akses cepat dan stabil bahkan di wilayah terpencil. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi dalam analisis pasar untuk pengadaan, manajemen rantai pasok, serta kolaborasi lintas unit operasional. Departemen Pertahanan menegaskan bahwa solusi ini memperkuat kesinambungan pengetahuan dan keamanan komunikasi dalam lingkungan militer.
Pentagon juga telah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi utama seperti Amazon Web Services, Microsoft, Nvidia, dan Reflection AI untuk memperkuat kapasitas AI secara menyeluruh. Keputusan menggantikan kerja sama dengan Anthropic, yang menolak memberikan akses tanpa batas, mengarah pada pemilihan OpenAI dan xAI sebagai mitra utama. Tujuan utama tetap sama: memastikan teknologi AI digunakan secara aman, efektif, dan mendukung operasional militer secara optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

