Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pentagon Perkuat Kapasitas Militer dengan AI Khusus

Pentagon meluncurkan platform AI generatif khusus militer yang menyediakan akses aman bagi 3 juta personel, menggabungkan ChatGPT Mil dan Grok for Government.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pentagon Perkuat Kapasitas Militer dengan AI Khusus
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah meluncurkan sistem kecerdasan buatan generatif yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional militer, menawarkan akses terpusat melalui portal GenAI.mil. Platform ini memungkinkan lebih dari 1,7 juta personel sipil dan militer dari total 3 juta anggota departemen untuk menggunakan alat AI tanpa risiko kebocoran data sensitif. Dengan arsitektur yang dijamin aman, sistem ini menjadi bagian dari upaya modernisasi operasional di lingkungan pertahanan.

Dua solusi utama kini tersedia: ChatGPT Mil, yang menawarkan antarmuka familiar bagi pengguna biasa, serta Grok for Government yang dikelola oleh Starshield AI milik SpaceX. ChatGPT Mil difokuskan pada pengolahan obrolan, manajemen file, proyek kolaboratif, dan integrasi GPT khusus yang mendukung tugas administratif, perencanaan strategis, logistik, dan penyusunan kebijakan. Fitur ini akan terus dikembangkan secara bertahap untuk memperluas cakupan fungsi.

Grok for Government, di sisi lain, mengandalkan infrastruktur jaringan satelit Starlink melalui Starshield AI, memberikan akses cepat dan stabil bahkan di wilayah terpencil. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi dalam analisis pasar untuk pengadaan, manajemen rantai pasok, serta kolaborasi lintas unit operasional. Departemen Pertahanan menegaskan bahwa solusi ini memperkuat kesinambungan pengetahuan dan keamanan komunikasi dalam lingkungan militer.

Pentagon juga telah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi utama seperti Amazon Web Services, Microsoft, Nvidia, dan Reflection AI untuk memperkuat kapasitas AI secara menyeluruh. Keputusan menggantikan kerja sama dengan Anthropic, yang menolak memberikan akses tanpa batas, mengarah pada pemilihan OpenAI dan xAI sebagai mitra utama. Tujuan utama tetap sama: memastikan teknologi AI digunakan secara aman, efektif, dan mendukung operasional militer secara optimal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya