Penutupan Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan enam bandara di Jawa dan Banten diperpanjang empat jam karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih membahayakan penerbangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah memperpanjang penutupan sementara terhadap enam bandara utama di wilayah Jawa dan Banten hingga empat jam ke depan, menyusul masih berlangsungnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi pada Minggu (6/9) siang, dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan, menyusul hasil pemantauan terkini yang menunjukkan kondisi belum stabil. Bandara yang terdampak meliputi Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Raden Inten, Budiarto, Pondok Cabe, dan Husein Sastranegara.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penutupan tetap berlaku karena risiko abu vulkanik yang masih menyebar di ketinggian dan dapat mengganggu sistem mesin pesawat. Dalam paparannya, Menhub menyoroti bahwa kondisi geologis masih menunjukkan aktivitas erupsi yang signifikan, sehingga keamanan penerbangan menjadi prioritas utama. Ia juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara sembarangan, melainkan berdasarkan rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta analisis citra satelit dari Himawari-9.
Sebagai respons mitigasi, pemerintah telah menyiapkan tiga bandara alternatif untuk menampung penerbangan yang terdampak. Ketiga lokasi tersebut adalah Bandara Kertajati di Jawa Barat, Bandara Ahmad Yani di Semarang, dan Bandara Juanda di Surabaya. Ketiga fasilitas udara ini dipastikan siap menerima penerbangan komersial dengan kapasitas yang memadai, dengan pertimbangan rute dan kondisi operasional yang masih memungkinkan.
Tidak ada dampak signifikan terhadap transportasi laut, termasuk rute penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni. Meskipun demikian, pemerintah memutuskan untuk tidak menambah armada kapal, karena tren jumlah penumpang menurun akibat situasi erupsi. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian operasional demi efisiensi dan responsif terhadap kondisi aktual.
Sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau telah teridentifikasi dalam dua arah utama. Yang pertama menyebar ke timur laut dan selatan, mencakup wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya. Sementara itu, arus kedua bergerak ke barat daya dan barat laut, menjangkau sebagian Bengkulu, Lampung, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sekitar wilayah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


