Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik
Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB karena deteksi abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengancam keselamatan penerbangan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 11.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 09.30 WIB, berdasarkan NOTAM Nomor A3344/26 yang merupakan perubahan dari NOTAM sebelumnya. Keputusan ini diambil menyusul hasil pemantauan terbaru yang menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik di wilayah udara sekitar bandara, akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan secara intensif oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama BMKG, operator penerbangan, dan penyedia layanan navigasi penerbangan.
Sebelumnya, penutupan awal dijadwalkan dari pukul 01.30 hingga 05.30 WIB, namun diperpanjang setelah hasil uji kertas (paper test) dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05 hingga 06.35 WIB menunjukkan indikasi positif sebaran abu vulkanik. Hasil tersebut menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk menjaga keselamatan penerbangan. Seluruh pesawat yang melakukan Remain Over Night (RON) di area apron, termasuk di Terminal 1, 2, 3, dan kawasan kargo, telah dipastikan dalam kondisi aman dan terawasi secara menyeluruh.
Dampak operasional terasa cukup signifikan, dengan total 209 pergerakan penerbangan terganggu selama periode penutupan. Rute penerbangan domestik paling terdampak adalah Makassar (UPG) dengan 16 penerbangan terganggu, sedangkan rute internasional terbanyak terdampak adalah Singapura (SIN) dengan 11 pergerakan. Secara keseluruhan, tercatat 16 penerbangan internasional dibatalkan, 7 ditunda, dan 5 dijadwalkan ulang ke rute seperti Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur. Sementara itu, empat penerbangan domestik dibatalkan dan satu diarahkan ulang ke rute Lampung, Denpasar, dan Surabaya.
Petugas di bandara dan maskapai terus memastikan layanan bagi penumpang terdampak tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk penyediaan informasi berkala, ruang tunggu yang memadai, serta penanganan logistik dan kesejahteraan penumpang. Kemenhub juga memantau kemungkinan dampak berantai terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, kapasitas terminal, dan jadwal penerbangan berikutnya. Masyarakat yang berencana bepergian melalui Bandara Soetta diminta untuk memantau perkembangan jadwal penerbangan secara langsung melalui maskapai masing-masing dan tidak datang ke bandara sebelum ada informasi resmi terbaru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


