Pertalite Naik 8,2%, Pertamina Perketat Pengawasan SPBU di Sultra
Peningkatan permintaan Pertalite sebesar 8,2% di Sultra memicu pengetatan pengawasan di SPBU untuk mencegah penyalahgunaan subsidi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat sistem distribusi dan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite di wilayah Sulawesi Tenggara. Upaya ini dilakukan menyusul tren peningkatan permintaan yang mencapai 8,2% dibandingkan tingkat normal, terutama di kawasan perkotaan seperti Kendari. Di sisi lain, konsumsi Pertamax mengalami penurunan signifikan sebesar 24,9%, mencerminkan pergeseran pola penggunaan bahan bakar di masyarakat.
Berdasarkan pemantauan lapangan, kenaikan permintaan Pertalite menuntut penyesuaian operasional di sejumlah SPBU untuk memastikan ketersediaan dan distribusi tetap terjaga. Pertamina bersama pengelola SPBU memperketat pengawasan terhadap transaksi, terutama terhadap kendaraan yang mencurigakan melakukan pembelian berulang atau melebihi batas kuota yang ditentukan. Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan subsidi oleh pihak yang tidak berhak.
Untuk menjamin kelancaran layanan, Pertamina memperkuat peran petugas pengatur antrean (marshal) di SPBU guna menjaga ketertiban dan mencegah kerumunan. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas operasional di sekitar fasilitas pengisian bahan bakar. Penekanan utama tetap pada prinsip keadilan dan efisiensi distribusi subsidi.
Perusahaan mengimbau masyarakat untuk menggunakan Pertalite secara bijak, sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan yang tepat sasaran dinilai kunci untuk menjaga ketersediaan bahan bakar bersubsidi bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan. Setiap pelanggaran atau keluhan terkait layanan dapat disampaikan melalui layanan pelanggan Pertamina Customer Solution (PCS) 135, yang akan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
PLN kembali melakukan pemadaman listrik di wilayah Kendari dan Konawe, dengan durasi hingga tengah malam, akibat pemeliharaan jaringan distribusi.
9 September 2026
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Delapan kebiasaan sederhana di malam hari terbukti efektif menjaga kecantikan dan kesehatan kulit tanpa perlu produk mahal.
9 September 2026
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Pemerintah Kota Kendari resmi menyelesaikan pembangunan Jembatan Wawo dengan total anggaran Rp14,2 miliar, menandai peningkatan aksesibilitas di wilayah perbatasan.
9 September 2026

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Gerakan Anti Korupsi Sultra mendesak KPK mengawasi penanganan kasus PT TMS karena dugaan keterlibatan istri Gubernur dan pengembalian dana Rp500 miliar dari kewajiban Rp2 triliun.
9 September 2026
Berita Lainnya
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA


