Perubahan APBD 2026 Fokuskan Anggaran untuk Layanan Dasar dan Konektivitas
Pemerintah Provinsi Sultra dan DPRD sepakati arah kebijakan perubahan anggaran 2026 dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah menyetujui kerangka kebijakan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026. Keputusan ini menjadi langkah strategis dalam menyesuaikan alokasi anggaran dengan kondisi fiskal daerah serta dinamika kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Penyusunan dokumen ini dilakukan secara kolaboratif untuk memastikan anggaran digunakan secara transparan, efisien, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Prioritas utama dalam perubahan anggaran mencakup penguatan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, sekaligus memperkuat sektor-sektor strategis seperti pertanian, kelautan dan perikanan, ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur. Fokus khusus diberikan pada peningkatan konektivitas wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan akses dan distribusi pelayanan. Tujuannya adalah mewujudkan pembangunan yang merata dan inklusif di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Gubernur Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa setiap penyesuaian anggaran harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, melainkan menjadi motivasi untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas dan memaksimalkan efektivitas pengeluaran. Setiap rupiah yang dialokasikan harus mampu menghasilkan dampak terbesar bagi kesejahteraan bersama.
Dalam kesepakatan tersebut, disampaikan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk menjadikan APBD sebagai alat strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 kini menjadi dasar hukum dalam penyusunan Perubahan APBD 2026, dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses ini menunjukkan komitmen tinggi untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel.
Dengan keputusan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan publik dan akses terhadap fasilitas dasar, terutama di kawasan terpencil dan kepulauan. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mengawal dan mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan nyata. Tujuan akhir tetap pada penguatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


