Pidie Jaya Percepat Pemulihan dengan Kolaborasi Terpadu
Bupati Pidie Jaya tekankan sinergi semua pihak dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana hidrometeorologi secara terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 01.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menegaskan pentingnya koordinasi menyeluruh antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam menjalankan program pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi. Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil harus terukur, terintegrasi, serta secara langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Evaluasi penanganan bencana yang digelar di wilayah setempat menjadi wadah untuk menyelaraskan arah kerja semua pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Sibral mengingatkan pentingnya transparansi data dari seluruh perangkat daerah. Ia menekankan agar informasi mengenai capaian, progres program, serta kendala yang dihadapi disampaikan secara terbuka dan akurat. “Kita tidak boleh bekerja secara terpisah. Apa yang sudah selesai harus terasa manfaatnya, apa yang sedang berjalan harus dipercepat, dan persoalan yang masih ada harus segera dicari solusi,” tegasnya.
Prioritas utama, menurut Bupati, adalah pemulihan infrastruktur dasar, penyediaan hunian sementara, serta penanganan sungai dan mitigasi banjir. Selain itu, perbaikan jaringan irigasi, pemulihan lahan pertanian, serta pemulihan akses air bersih menjadi bagian krusial dari proses rekonstruksi. Semua program harus disinkronkan untuk menghindari tumpang tindih dan memastikan efisiensi serta dampak maksimal dari setiap intervensi pemerintah.
Kehadiran Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) serta dukungan dari kementerian dan lembaga terkait dinilai sebagai katalisator penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai tantangan yang dihadapi daerah. Bupati menegaskan bahwa pemulihan bukan sekadar membangun kembali bangunan yang rusak, tetapi juga membangun kembali harapan, keamanan, dan keberlanjutan hidup masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam proses pemulihan. Bupati mengajak semua pihak untuk terus menjaga komitmen dan memperkuat sinergi demi terwujudnya tujuan bersama: masyarakat terdampak kembali hidup normal dan Pidie Jaya menjadi wilayah yang tangguh menghadapi bencana di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


