Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pidie Jaya Percepat Pemulihan dengan Kolaborasi Terpadu

Bupati Pidie Jaya tekankan sinergi semua pihak dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana hidrometeorologi secara terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 01.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pidie Jaya Percepat Pemulihan dengan Kolaborasi Terpadu
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menegaskan pentingnya koordinasi menyeluruh antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam menjalankan program pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi. Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil harus terukur, terintegrasi, serta secara langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Evaluasi penanganan bencana yang digelar di wilayah setempat menjadi wadah untuk menyelaraskan arah kerja semua pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Sibral mengingatkan pentingnya transparansi data dari seluruh perangkat daerah. Ia menekankan agar informasi mengenai capaian, progres program, serta kendala yang dihadapi disampaikan secara terbuka dan akurat. “Kita tidak boleh bekerja secara terpisah. Apa yang sudah selesai harus terasa manfaatnya, apa yang sedang berjalan harus dipercepat, dan persoalan yang masih ada harus segera dicari solusi,” tegasnya.

Prioritas utama, menurut Bupati, adalah pemulihan infrastruktur dasar, penyediaan hunian sementara, serta penanganan sungai dan mitigasi banjir. Selain itu, perbaikan jaringan irigasi, pemulihan lahan pertanian, serta pemulihan akses air bersih menjadi bagian krusial dari proses rekonstruksi. Semua program harus disinkronkan untuk menghindari tumpang tindih dan memastikan efisiensi serta dampak maksimal dari setiap intervensi pemerintah.

Kehadiran Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) serta dukungan dari kementerian dan lembaga terkait dinilai sebagai katalisator penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai tantangan yang dihadapi daerah. Bupati menegaskan bahwa pemulihan bukan sekadar membangun kembali bangunan yang rusak, tetapi juga membangun kembali harapan, keamanan, dan keberlanjutan hidup masyarakat.

Ia mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam proses pemulihan. Bupati mengajak semua pihak untuk terus menjaga komitmen dan memperkuat sinergi demi terwujudnya tujuan bersama: masyarakat terdampak kembali hidup normal dan Pidie Jaya menjadi wilayah yang tangguh menghadapi bencana di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya