PLN Tekankan Rencana PLTP Gunung Ungaran Masih Tahap Studi
PLN menyatakan pengembangan PLTP Gunung Ungaran masih dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan tanpa konstruksi atau pengeboran.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT PLN (Persero) menegaskan bahwa rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ungaran belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Saat ini, seluruh aktivitas terbatas pada tahap studi kelayakan dan analisis teknis, termasuk penilaian potensi geologis dan geofisika. Proyek tersebut belum melibatkan pengeboran maupun pembangunan infrastruktur fisik di lapangan.
Perusahaan menekankan komitmen untuk menjaga konsultasi terus-menerus dengan pemerintah daerah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap keputusan didasarkan pada data ilmiah dan pertimbangan sosial-lingkungan yang mendalam.
PLN menyadari kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan sumber air dan dampak terhadap aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut. Oleh karena itu, aspek kebutuhan air dan potensi gangguan terhadap lingkungan menjadi bagian penting dari kajian mendalam yang sedang dilakukan. Semua hasil kajian akan menjadi dasar penentuan lokasi dan skala kegiatan di masa depan.
Mengenai Cagar Budaya Candi Gedong Songo, PLN menegaskan bahwa area pengeboran tidak akan berada dalam zona cagar budaya. Jika nanti proyek masuk tahap eksplorasi, lokasi pengeboran akan ditentukan berdasarkan hasil kajian teknis, zonasi yang berlaku, serta aturan perlindungan budaya. Luas Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran mencapai sekitar 29.800 hektare, namun tidak semua wilayah akan digunakan untuk pembangunan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


