Polda Sultra Perkuat Pencegahan Karhutla dengan Koordinasi Infrastruktur Listrik
Polda Sultra tingkatkan kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla melalui patroli, pelatihan, dan koordinasi dengan PLN untuk lindungi jaringan kelistrikan di wilayah rawan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Polda Sulawesi Tenggara memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menata kesiapan operasional secara menyeluruh di seluruh wilayah. Upaya ini mencakup pengecekan personel, peralatan, hingga pelatihan khusus bagi Satuan Brimob dan Samapta guna meningkatkan kapasitas respons cepat. Apel kesiapsiagaan telah dilaksanakan secara merata di seluruh jajaran, sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kebakaran yang dapat meluas akibat cuaca kering dan aktivitas manusia.
Patroli terpadu dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) diperkuat di area berisiko tinggi untuk mendeteksi dini titik api dan mencegah perluasan kebakaran. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci, melibatkan TNI, BPBD, Dinas Kehutanan, Basarnas, Manggala Agni, BMKG, serta instansi terkait lainnya. Masyarakat juga diminta aktif berperan sebagai pelapor dan pelaku pencegahan, terutama di wilayah perkebunan dan hutan yang rentan terhadap pembakaran lahan.
Khususnya, Polda Sultra menyoroti risiko Karhutla terhadap infrastruktur kelistrikan. Pertemuan strategis dengan PLN digelar di Kendari untuk membahas mitigasi potensi gangguan pada menara transmisi dan jaringan distribusi. Dalam pertemuan itu, PLN menyampaikan bahwa sejumlah titik transmisi telah berada dalam jangkauan area kebakaran, sehingga diperlukan tindakan pencegahan sejak dini untuk menjaga kelancaran pasokan listrik.
Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji bersama manajemen PLN menyepakati perlunya sinergi dalam pemantauan, respons cepat, dan penanganan darurat jika kebakaran mendekati infrastruktur vital. Imbauan kepada masyarakat ditekankan: tidak membakar lahan untuk pembukaan atau pembersihan, serta segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan atau titik api.
Polda Sultra menegaskan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga kolaborasi lintas sektor dan masyarakat. Tujuannya adalah mencegah kerusakan lingkungan, melindungi keselamatan warga, serta menjaga kelancaran layanan publik, termasuk ketersediaan listrik yang kritis bagi aktivitas sehari-hari dan ekonomi daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


