Prabowo dan Putin Pererat Kemitraan Strategis di Vladivostok
Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Forum Ekonomi Timur mendukung peningkatan kerja sama strategis Indonesia-Rusia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjalin komunikasi langsung dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, dalam pertemuan yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, pada Kamis, 3 September 2026. Keduanya bertemu dalam konteks Forum Ekonomi Timur (EEF), di mana mereka menyepakati pentingnya memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang strategis. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, ditandai dengan interaksi akrab saat makan siang bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia telah berlangsung selama lima dekade, dengan kepercayaan dan saling pengertian yang terus tumbuh. Ia menekankan bahwa Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia, terutama dalam konteks stabilitas regional dan kerja sama ekonomi. Prabowo menegaskan bahwa kemitraan strategis yang telah dibangun tahun sebelumnya menjadi fondasi kuat untuk langkah selanjutnya.
Prabowo juga menyampaikan permintaan maaf kepada Putin atas ketidakhadirannya dalam KTT Peringatan ASEAN-Rusia yang digelar pada 18 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa kehadiran dalam acara tersebut terhalang oleh urusan domestik yang tak bisa ditinggalkan, namun menegaskan bahwa kehadirannya di Vladivostok merupakan bentuk komitmen untuk menyeimbangkan kewajiban diplomasi. Respons Putin atas pernyataan tersebut disambut dengan senyum hangat, menunjukkan pengertian dan apresiasi terhadap sikap Prabowo.
Putin menyambut kedatangan Presiden Indonesia dengan hangat, menyebutnya sebagai momen penting dalam perjalanan kerja sama kedua negara. Ia menyampaikan terima kasih atas ketersediaan Prabowo untuk hadir di forum internasional tersebut, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua negara dalam membangun ekonomi global yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hadir pula dalam pertemuan tersebut sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Sekretaris Kabinet.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


