Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Strategis di Vladivostok

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Vladivostok berlangsung dalam forum ekonomi regional, menegaskan komitmen memperdalam hubungan strategis Indonesia-Rusia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 15.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Strategis di Vladivostok
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin pada Kamis, 3 September 2026, di Vladivostok, dalam rangkaian Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum) ke-11. Pertemuan yang berlangsung dalam format working lunch ini menjadi momen penting dalam memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang strategis. Kedua pemimpin menekankan pentingnya komunikasi langsung dan intensitas pertukaran kebijakan sebagai fondasi hubungan yang saling menguntungkan.

Putin menyambut Prabowo dengan hangat, menekankan bahwa pertemuan ini merupakan yang kedua kali dalam tahun yang sama. Ia menilai bahwa dinamika komunikasi langsung antara kedua pemimpin mencerminkan kedekatan dan komitmen strategis antara Indonesia dan Rusia. Dalam sambutannya, Putin menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di forum ekonomi regional yang menarik perhatian dunia.

Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas keramahan dan sambutan yang luar biasa dari pemerintah Rusia selama kunjungannya. Ia menyebut kehadirannya di Vladivostok sebagai bentuk penghargaan terhadap hubungan yang terus berkembang. Prabowo menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya konkret untuk menjadikan Indonesia-Rusia sebagai mitra strategis yang saling mendukung dalam berbagai isu global dan regional.

Kedua pemimpin sepakat bahwa kerja sama di bidang ekonomi, pertahanan, teknologi, serta energi, termasuk pengembangan kapal dan teknologi nuklir, menjadi prioritas bersama. Momen pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dua negara yang memiliki visi pembangunan berkelanjutan dan kemandirian ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya