Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Ekspansi Ekspor ke Afrika untuk Perluas Pasar Global

Presiden Prabowo meminta kabinet fokus menjajaki pasar di benua Afrika sebagai langkah strategis perluas ekspor nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
Prabowo Dorong Ekspansi Ekspor ke Afrika untuk Perluas Pasar Global📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperluas jangkauan ekspor Indonesia dengan menyasar negara-negara di benua Afrika sebagai prioritas baru dalam strategi ekonomi nasional. Arahan ini disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam forum bisnis nasional di Jakarta. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap dinamika global yang menuntut diversifikasi pasar di luar wilayah tradisional.

Menurut Airlangga, Indonesia kini telah menjadi bagian dari negara berpendapatan menengah atas, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam dua dekade ke depan. PDB nasional diperkirakan naik hingga posisi tujuh terbesar dunia, yang menambah daya tarik pasar domestik bagi mitra dagang global. Kondisi ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Di kawasan Afrika, produk-produk Indonesia telah mulai dikenal, terutama melalui investasi perusahaan lokal seperti Indofood dan Mayora yang beroperasi di Nigeria. Kedua perusahaan bergerak di sektor Fast Moving Consumer Goods (FCMG), yang telah menciptakan citra positif terhadap produk-produk Indonesia di pasar regional. Airlangga menilai, negara-negara seperti Nigeria telah menunjukkan kemajuan ekonomi yang memungkinkan penetrasi pasar baru.

Prabowo, kata Airlangga, memandang Afrika sebagai area potensial yang selama ini didominasi oleh kehadiran China. Oleh karena itu, Indonesia diminta tidak hanya bertahan di pasar yang sudah dikenal, tetapi aktif membuka peluang baru yang belum banyak dieksploitasi. Kebijakan ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai negara "medium power" dengan kebijakan luar negeri yang dihargai secara global.

Kerja sama multilateral yang sedang berjalan, termasuk perjanjian dagang dengan Rusia dan kawasan Eurasia yang telah ditandatangani dan dalam proses ratifikasi, serta negosiasi dengan Eropa dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa Indonesia kini menjadi mitra yang diakui di berbagai kawasan. Dengan fondasi ini, ekspansi ke Afrika diproyeksikan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya