Prabowo Dorong Ekspansi Ekspor ke Afrika untuk Perluas Pasar Global
Presiden Prabowo meminta kabinet fokus menjajaki pasar di benua Afrika sebagai langkah strategis perluas ekspor nasional.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperluas jangkauan ekspor Indonesia dengan menyasar negara-negara di benua Afrika sebagai prioritas baru dalam strategi ekonomi nasional. Arahan ini disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam forum bisnis nasional di Jakarta. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap dinamika global yang menuntut diversifikasi pasar di luar wilayah tradisional.
Menurut Airlangga, Indonesia kini telah menjadi bagian dari negara berpendapatan menengah atas, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam dua dekade ke depan. PDB nasional diperkirakan naik hingga posisi tujuh terbesar dunia, yang menambah daya tarik pasar domestik bagi mitra dagang global. Kondisi ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.
Di kawasan Afrika, produk-produk Indonesia telah mulai dikenal, terutama melalui investasi perusahaan lokal seperti Indofood dan Mayora yang beroperasi di Nigeria. Kedua perusahaan bergerak di sektor Fast Moving Consumer Goods (FCMG), yang telah menciptakan citra positif terhadap produk-produk Indonesia di pasar regional. Airlangga menilai, negara-negara seperti Nigeria telah menunjukkan kemajuan ekonomi yang memungkinkan penetrasi pasar baru.
Prabowo, kata Airlangga, memandang Afrika sebagai area potensial yang selama ini didominasi oleh kehadiran China. Oleh karena itu, Indonesia diminta tidak hanya bertahan di pasar yang sudah dikenal, tetapi aktif membuka peluang baru yang belum banyak dieksploitasi. Kebijakan ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai negara "medium power" dengan kebijakan luar negeri yang dihargai secara global.
Kerja sama multilateral yang sedang berjalan, termasuk perjanjian dagang dengan Rusia dan kawasan Eurasia yang telah ditandatangani dan dalam proses ratifikasi, serta negosiasi dengan Eropa dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa Indonesia kini menjadi mitra yang diakui di berbagai kawasan. Dengan fondasi ini, ekspansi ke Afrika diproyeksikan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

