Prabowo Dorong Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia di Forum Ekonomi Timur
Presiden Prabowo Subianto menegaskan potensi pasar bersama melalui FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia, membuka akses bagi 290 juta konsumen dan lima negara anggota.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen diplomasi Indonesia dalam memperluas jaringan perdagangan global melalui perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) dalam pidatonya di Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia. Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan strategis dengan Rusia, tetapi juga membuka akses pasar bagi produsen Indonesia ke lima negara anggota EAEU—Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa perjanjian tersebut menjadi fondasi perdagangan Selatan-Selatan yang berkelanjutan, dengan potensi menjangkau lebih dari 290 juta konsumen di wilayah Indonesia. Ia menilai langkah ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor dan daya saing produk lokal di pasar global.
Dalam pidatonya, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia membuka peluang kerja sama teknologi dengan Rusia, khususnya dalam pengembangan energi nuklir, pengolahan pupuk, dan eksplorasi blok migas. Ia menilai kolaborasi ini sejalan dengan program hilirisasi sumber daya alam yang sedang digalakkan di berbagai daerah.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin memberikan apresiasi terhadap langkah diplomatik Presiden, menilai bahwa kehadiran Indonesia dalam forum internasional seperti EEF menunjukkan konsistensi kebijakan luar negeri yang berbasis pada persahabatan dan kepercayaan. Ia menekankan bahwa skema FTA tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di wilayah terdampak.
Kebijakan ini, menurut Sultan, menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan Rusia dan negara-negara EAEU berpotensi mengakselerasi transformasi ekonomi Indonesia melalui transfer teknologi dan penguatan kapasitas industri lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


