Prabowo Hadiri EEF sebagai Tamu Kehormatan, Perkuat Hubungan Strategis Indonesia-Rusia
Presiden Prabowo Subianto tiba di Vladivostok, Rusia, sebagai tamu kehormatan Eastern Economic Forum, menegaskan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi global dan kerja sama Asia-Pasifik.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi tiba di Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan yang diundang secara khusus oleh Presiden Vladimir Putin. Kehadirannya menandai langkah lanjutan dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi dan kerja sama strategis di kawasan Asia-Pasifik. Forum ini diselenggarakan di Far Eastern Federal University, menjadi ajang pertemuan penting bagi pemimpin negara dan pelaku bisnis global.
Ini merupakan kali kedua Presiden Prabowo diundang sebagai tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang digelar Rusia, setelah sebelumnya menghadiri Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada tahun lalu. Kedatangan keduanya mencerminkan kepercayaan tinggi Rusia terhadap peran Indonesia sebagai mitra strategis, terutama dalam konteks kawasan dan representasi negara-negara Global South serta dunia Muslim.
Dalam lawatannya, Presiden Prabowo tidak hanya menghadiri sesi utama forum, tetapi juga menjalani pertemuan bilateral dengan Presiden Putin. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, pertanian, serta investasi lintas negara. Ia didampingi oleh para menteri utama, termasuk Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Penerbangan ke Rusia dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia-1 yang berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa malam pukul 23.20 WIB. Kehadiran Presiden bersama rombongan menunjukkan komitmen kuat pemerintah Indonesia dalam memperluas jaringan diplomasi ekonomi di tingkat global, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara strategis yang dihargai dalam forum internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


