Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Kembali ke Indonesia Usai Pertemuan Strategis dengan Putin di Vladivostok

Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta setelah kunjungan resmi ke Rusia, menghadiri forum ekonomi regional dan bertemu Presiden Putin sebagai tamu kehormatan utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Kembali ke Indonesia Usai Pertemuan Strategis dengan Putin di Vladivostok
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Jumat dini hari, 4 September 2026, setelah menyelesaikan kunjungan resmi ke Federasi Rusia. Pesawat yang membawanya mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekitar pukul 03.00 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis Indonesia-Rusia di tengah dinamika geopolitik global.

Di Vladivostok, Prabowo menjadi tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang diselenggarakan di Far Eastern Federal University. Dalam forum internasional yang menghadirkan pemimpin negara, pengusaha, dan pelaku ekonomi dari berbagai belahan dunia, ia menyampaikan pidato tentang visi kerja sama Indonesia dengan Rusia dan kawasan Eurasia. Salah satu poin kunci yang disampaikan adalah transformasi persepsi terhadap Samudra Pasifik, bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai jalan strategis untuk memperkuat konektivitas ekonomi antara dua negara.

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin, Prabowo menekankan posisi penting Indonesia sebagai mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik. Keduanya membahas peluang kerja sama di bidang energi, pertahanan, infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Prabowo menegaskan bahwa kolaborasi kedua negara harus didasarkan pada prinsip saling menguntungkan dan kemandirian strategis, terutama dalam konteks transformasi sistem ekonomi global.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan pulang adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan hubungan bilateral dengan Rusia sebagai pilar utama dalam strategi diplomasi ekonomi dan pertahanan nasional di era baru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya