Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Hadiri Forum Ekonomi Timur
Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta setelah menyelesaikan kunjungan resmi ke Vladivostok, Rusia, sebagai tamu kehormatan dalam Eastern Economic Forum ke-11.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada dini hari, setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Vladivostok, Rusia. Kedatangan presiden disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Panglima TNI, serta Kapolri di bawah tangga pesawat. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperdalam kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi, investasi, dan konektivitas regional.
Dalam kesempatan Eastern Economic Forum ke-11 di Far Eastern Federal University, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin. Dalam pertemuan tersebut, Putin menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Presiden Prabowo juga menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan, di mana ia menekankan pentingnya menjadikan Samudra Pasifik sebagai jembatan, bukan penghalang, bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti peluang kolaborasi dalam sektor energi, perdagangan, dan infrastruktur, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia terhadap kebijakan luar negeri bebas aktif. Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia telah menyelesaikan ratifikasi Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Rusia dan mendorong proses integrasi ekonomi lebih lanjut melalui kerja sama dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Turut hadir dalam rombongan kepulangan Presiden Prabowo, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kunjungan ini menandai langkah konkret dalam mendorong investasi dari Rusia ke Indonesia, khususnya dalam 138 blok energi yang telah diundang untuk dikembangkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


