Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru, Juda Agung Soroti Latar Belakang Pengalaman
Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai wakil menteri keuangan, diiringi penilaian positif dari Juda Agung mengenai kompetensi keduanya.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai wakil menteri keuangan dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104 P Tahun 2026 yang menetapkan pergantian dan pengangkatan anggota Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Dengan kehadiran dua pejabat baru, posisi wakil menteri keuangan kini ditempati oleh tiga orang, termasuk Juda Agung yang sebelumnya menjabat.
Luky Alfirman, yang baru saja menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan sejak Mei 2025, memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Kemenkeu sejak 1995. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan dan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan serta Risiko, menunjukkan keahlian multidimensi dalam bidang anggaran dan kebijakan fiskal. Juda Agung menyebut bahwa pengalaman luas Luky di berbagai sektor menunjukkan kesiapan untuk mendukung tugas strategis di kementerian.
Sementara itu, Nurkholisoh Ibnu Aman, yang sebelumnya berkarier sebagai ekonom di Bank Indonesia, kembali bergabung dengan lembaga tersebut sebagai Senior Researcher sejak November 2024. Ia dikenal sebagai peneliti dengan rekam jejak dalam analisis kebijakan moneter dan ekonomi makro. Kehadirannya di kementerian diharapkan dapat memperkuat basis data dan kebijakan fiskal berbasis riset.
Juda Agung menegaskan bahwa keputusan pelantikan ini mencerminkan keberpihakan terhadap profesionalisme dan kualifikasi teknis. Ia menekankan bahwa kedua wamenkeu baru telah membuktikan kompetensi melalui pengalaman operasional dan akademik di institusi strategis. Penunjukan ini, menurutnya, akan memperkuat koordinasi antar lembaga dalam menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah tantangan ekonomi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Pemerintah kini mempertimbangkan impor 23 rangkaian KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi Jabodetabek, sambil menyusun rencana jangka panjang pemenuhan armada secara domestik.
4 Oktober 2026

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Indeks Harga Saham Gabungan turun 50,44 poin atau 0,83% ke level 6.020,70 pada penutupan sesi pertama hari ini, dipengaruhi tekanan jual dan koreksi sektor teknologi.
4 Oktober 2026

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Emiten properti NIRO berhasil menyelesaikan divestasi 100% saham tujuh anak usaha sektor logistik senilai Rp1,3 triliun, meningkatkan likuiditas dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.
4 Oktober 2026

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Emiten kendaraan listrik komersial VKTR mencatatkan laba bersih Rp10 miliar pada semester I 2026, tumbuh 25% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan penjualan dan efisiensi operasional.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Bank Mandiri Perkuat Modal Inti Lewat Emisi Obligasi Tak Berakhir
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Asing Lepas Rp204 Miliar, Ini Saham yang Dibeli dan Dijual
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

BEI Ungkap Konsentrasi Saham BIKE Capai 93,08%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

AADI Selesaikan Penjualan Kestrel, Raup Rp14,5 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.14 WITA

