Prabowo Soroti Koalisi Gemuk dan Ancaman Global dalam Sidang Kabinet
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjaga kedaulatan ekonomi dan politik, sekaligus mempertegas kesiapan menghadapi tekanan global termasuk keputusan MSCI terkait klasifikasi pasar modal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 43x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan evaluasi kinerja pemerintahan selama dua tahun pertama. Ia menekankan bahwa meski menghadapi tekanan global seperti konflik militer dan perang dagang, jajaran kabinet telah menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi demi kepentingan rakyat. Prabowo menyebut kerja keras ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanat yang diberikan oleh masyarakat Indonesia.
Ia mengakui keberadaan koalisi politik yang besar, tetapi menegaskan bahwa ukuran kekuatan bukan hanya terletak pada jumlah partai, melainkan pada kesatuan visi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Menurutnya, perpecahan antar-elit dan kepentingan sektoral menjadi salah satu tantangan internal yang harus diatasi. Prabowo membandingkan kondisi demokrasi di Eropa yang, menurutnya, justru memicu ketidakstabilan, dengan kebutuhan Indonesia untuk membangun persatuan yang kokoh tanpa mengorbankan dinamika politik.
Prabowo juga mengungkap bahwa ancaman terhadap kedaulatan Indonesia bukan hanya bersifat domestik, tetapi juga melibatkan intervensi asing. Ia menyebut sejumlah pemberontakan sejarah seperti DI/TII, APRA, RMS, PRRI/Permesta, hingga Pemberontakan Madiun 1948, sebagai bentuk upaya eksternal untuk mengganggu stabilitas. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia tetap tangguh, sebagaimana terbukti saat krisis 1997–1998 yang sempat diperkirakan akan mengakibatkan kehancuran negara.
Dalam aspek ekonomi, Prabowo menyoroti perubahan mendasar dalam geopolitik global, di mana pangan, mata uang, dan perdagangan telah menjadi alat strategis. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi memandang ekonomi secara sepihak, melainkan sebagai bagian dari keamanan nasional. Terkait hal itu, ia menyampaikan sikap tegas terhadap MSCI, menegaskan bahwa Indonesia tak akan gentar menghadapi tekanan penurunan status pasar modal, meski keputusan final baru akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Prabowo juga memerintahkan penegakan hukum tegas terhadap praktik kebakaran hutan dan lahan yang disebutnya bukan bencana alam, melainkan kejahatan lingkungan. Ia menyatakan bahwa korporasi yang terbukti melanggar akan kehilangan izin operasional, dan penegakan hukum akan dilakukan secara masif dan tuntas. Dengan demikian, pemerintah menegaskan komitmen menjaga lingkungan sebagai bagian dari kemanusiaan dan keberlanjutan bangsa.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

