Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Soroti Spanduk Promosi Ganggu Keindahan Kota

Presiden Prabowo meminta penertiban spanduk promosi yang dinilai merusak estetika kota, didukung Mendagri melalui ajang apresiasi pemda berprestasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Soroti Spanduk Promosi Ganggu Keindahan Kota
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti kondisi keindahan dan kebersihan lingkungan yang terganggu akibat maraknya pemasangan spanduk promosi di ruang publik. Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam forum Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II di Balikpapan. Menurut Tito, Presiden menyampaikan kekhawatiran atas tampilan kota yang semakin kusut akibat baliho dan spanduk berbahan PVC atau kain yang berada di sepanjang jalan dan tempat umum.

Tito menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah diminta berkolaborasi untuk menata kembali tata ruang publik agar lebih asri dan nyaman. Ia menyoroti bahwa spanduk promosi semacam itu hanya bersifat sementara dan berakhir sebagai sampah yang sulit dikelola. “Ini bisa ditertibkan, bahkan melalui peraturan daerah,” tegasnya, menekankan bahwa penertiban bukan hanya soal estetika, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Tito membandingkan kondisi Indonesia dengan negara maju, di mana pemasangan spanduk gambar di ruang publik hampir tidak ditemui. Di sana, pemerintah mengelola promosi melalui media digital seperti video tron yang terpusat dan diatur secara sistematis. Gagasan ini dianggap lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan sistem tradisional yang berbasis kain atau plastik.

Pemerintah juga memperkuat upaya pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk melalui program daur ulang dan penerapan prinsip reduce, recycle, reuse. Tito menyebut bahwa sejumlah daerah telah menjalankan inisiatif ini dengan baik, meski masih ada yang belum menunjukkan komitmen serius. Ajang penghargaan Pemda Berprestasi yang digelar Kemendagri menyoroti kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri, dengan pemenang di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi masing-masing dari Tana Tidung, Bontang, dan Kalimantan Selatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya