Presiden Gelar Rapat Terkait Karhutla dengan Menteri Kunci
Presiden Prabowo memimpin rapat koordinasi dengan menteri terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan, menyusul penyebaran asap yang meluas ke wilayah tetangga.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 31x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri di Istana pada sore hari ini, 19 Oktober, untuk membahas strategi percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rapat ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan gabungan yang sebelumnya digelar di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa rapat akan difokuskan pada peningkatan koordinasi antarlembaga dalam mengatasi permasalahan asap.
Dudung menegaskan bahwa pemerintah secara konsisten memprioritaskan penanganan karhutla, baik melalui rapat virtual maupun tatap muka. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi guna menjaga keamanan, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak asap. Langkah ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mencegah kebakaran lahan yang berdampak luas, terutama di musim kemarau.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada pukul 08.00 WIB, sebaran asap akibat karhutla masih meluas ke arah barat laut hingga timur laut. Wilayah yang terdampak meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung. Asap dari wilayah tersebut juga terdeteksi mencapai wilayah negara tetangga.
Pantauan BMKG menunjukkan bahwa asap dari Sumatera telah menyebar ke Semenanjung Malaysia dan Singapura, sementara asap dari Kalimantan memengaruhi wilayah Sarawak. Fenomena pencemaran lintas batas ini menjadi perhatian serius, mengingat dampak kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan. Pemerintah terus memperkuat langkah mitigasi dan penanganan darurat untuk mengurangi risiko kebakaran yang berulang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

IHSG Melonjak, Saham BBRI dan AMMN Pimpin Penguatan Pasar
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

IHSG Awal Perdagangan Naik 0,18% ke 5.397
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan, Tekanan Global Masih Menghantui
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

