Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Primetime Raih Standing Ovation 7 Menit di Venice

Film thriller psikologis Primetime yang dibintangi Robert Pattinson memperoleh respons luar biasa dengan standing ovation selama tujuh menit saat pemutaran perdana di Venice Film Festival 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Primetime Raih Standing Ovation 7 Menit di Venice
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Film Primetime, yang menjadi debut naratif panjang sutradara Lance Oppenheim, menyita perhatian penonton saat tayang perdana dalam kompetisi utama Venice Film Festival 2026. Dalam sesi tayangan, para penonton merespons dengan tepuk tangan meriah hingga selama tujuh menit, menandai salah satu momen paling panjang dalam sejarah festival tersebut. Reaksi spontan itu terjadi segera setelah kredit film selesai, dengan sejumlah penonton meneriakkan nama sutradara dan aktris debutan Phoebe Bridgers, yang turut berperan dalam film ini.

Di luar gedung bioskop, kerumunan penggemar berteriak menyebut nama Robert Pattinson, yang memerankan versi fiksi dari Chris Hansen, tokoh legendaris dari acara televisi To Catch a Predator. Pattinson beserta seluruh pemeran lainnya kemudian menyapa para penonton yang berkumpul di sekitar venue, menunjukkan antusiasme yang saling mengalir antara karya dan audiens. Film ini, yang diadaptasi dari artikel Esquire karya Luke Dittrich, menggambarkan dinamika kompleks di balik produksi acara realitas yang mengungkap predator seksual anak melalui operasi jebakan.

Namun, Chris Hansen—yang menjadi inspirasi karakter utama—menyatakan keberatan terhadap representasi yang dibuat dalam film. Ia menegaskan tidak terlibat dalam proses kreatif dan belum menonton film tersebut, lalu menyebut penampilan Pattinson terlalu dramatis serta menyoroti ketidakakuratan narasi. Hansen menekankan bahwa film ini bukan dokumentasi faktual tentang kariernya, melainkan karya fiksi yang hanya terinspirasi dari peristiwa nyata. “Dia mengucapkan hal-hal yang tidak pernah saya katakan dan melakukan hal-hal yang tidak pernah saya lakukan; itu bukan diri saya yang sebenarnya,” ujarnya.

Pattinson merespons kritik tersebut dengan sikap terbuka, menyatakan harapan agar Hansen meninjau ulang pandangannya setelah menyaksikan film secara utuh. Ia menekankan bahwa karakter yang dibawakannya adalah bentuk penghormatan terhadap energi dan dampak sosial yang diberikan Hansen selama bertahun-tahun. “Ada sesuatu yang memikat dan penuh energi dari sosoknya,” kata Pattinson, menekankan bahwa film ini adalah bentuk apresiasi terhadap pengaruh jangka panjang dari tokoh tersebut.

Primetime, yang akan dirilis secara luas pada 25 September 2026, telah mendapat pujian kritis atas akting utama Pattinson dan arahan Oppenheim. Film ini bersaing memperebutkan Golden Lion, penghargaan tertinggi dalam ajang Venice Film Festival 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya