Purbaya Alokasikan Rp800 Miliar Tangani Beban Utang Whoosh
Pemerintah Kabupaten Buton Utara menyiapkan dana Rp800 miliar untuk menyelesaikan kewajiban keuangan terkait proyek Whoosh yang sempat menimbulkan keterlambatan dan masalah hukum.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 Foto lokal iNarasikitaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Purbaya) resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp800 miliar untuk menyelesaikan kewajiban keuangan terkait proyek Whoosh. Dana tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan hukum dan administratif yang muncul akibat pelaksanaan proyek tersebut. Langkah ini dilakukan setelah sejumlah perubahan kebijakan dan evaluasi keuangan dilakukan secara internal.
Alokasi dana ini diprioritaskan untuk melunasi kewajiban yang masih tersisa terhadap pihak ketiga, termasuk kontraktor dan pihak yang terlibat dalam proses pembangunan. Kepala Daerah menyatakan komitmen penuh untuk menuntaskan masalah keuangan agar tidak mengganggu kinerja pemerintahan dan program pembangunan lainnya. Penyelesaian utang ini juga menjadi syarat penting untuk menghindari sanksi hukum dan memperbaiki citra keuangan daerah.
Dalam pernyataan resmi, Purbaya menegaskan bahwa proses penyelesaian utang dilakukan secara transparan dan sesuai peraturan perundang-undangan. Seluruh tahapan, mulai dari verifikasi kewajiban hingga pembayaran, telah melewati mekanisme audit internal dan evaluasi oleh tim koordinasi keuangan daerah. Tujuan utamanya adalah menciptakan kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Dengan penyelesaian utang Whoosh, Purbaya berharap dapat mempercepat realisasi program pembangunan lainnya yang lebih strategis dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Langkah ini juga diharapkan menjadi contoh konkret dalam penanganan proyek yang mengalami kendala, dengan pendekatan yang berbasis pada akuntabilitas dan kewajaran keuangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Digitalisasi Pembiayaan UMKM dan Pertanian Sultra
OJK mempercepat transformasi digital pembiayaan sektor UMKM dan pertanian di Sultra untuk tingkatkan kontribusi ekonomi daerah terhadap nasional.
25 Oktober 2026

Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
25 Oktober 2026

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

