Purbaya: Ekonomi Tumbuh 6,5% Dorong Bangkitnya Kelas Menengah
Menteri Keuangan optimistis pertumbuhan ekonomi 6,5% akan mendorong pemulihan daya beli dan ekspansi kelas menengah dalam dua tahun ke depan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang dipercepat hingga mencapai 6,5 persen per tahun menjadi kunci pemulihan kondisi kelas menengah dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan. Ia menyoroti bahwa tren pertumbuhan di bawah 5 persen dalam periode terakhir telah menyebabkan stagnasi sektor industri dan menurunnya penciptaan lapangan kerja formal, yang berdampak langsung pada penurunan pendapatan masyarakat menengah.
Dalam paparannya di acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Purbaya menekankan bahwa deindustrialisasi yang terjadi akibat pertumbuhan ekonomi yang melambat telah melemahkan basis produksi nasional. Ia menyatakan bahwa perbaikan struktural ini hanya bisa dicapai melalui percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bukan hanya melalui insentif semata.
Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah mengambil langkah strategis, termasuk fokus pada hilirisasi industri dan pemberian insentif khusus bagi sektor padat karya seperti tekstil. Selain itu, penyaluran Dana SAL ke perbankan komersial dilakukan untuk menekan suku bunga kredit, sehingga mendorong akses pembiayaan bagi pelaku usaha dan mendorong ekspansi sektor riil.
Pemerintah juga mempercepat reformasi regulasi dengan membentuk Satgas Debottlenecking untuk mengatasi hambatan perizinan yang menghambat kegiatan usaha. Di samping itu, sejumlah kebijakan fiskal, seperti pembebasan pajak bagi UMKM tertentu, diterapkan untuk meningkatkan daya saing dan daya tahan usaha mikro.
Purbaya menegaskan bahwa solusi utama bukan hanya pada insentif, melainkan pada penciptaan lingkungan ekonomi yang mampu tumbuh secara dinamis. "Ketika ekonomi tumbuh cepat, lapangan kerja formal muncul, pendapatan meningkat, dan kelas menengah pun tumbuh secara alami," ujarnya. Ia yakin bahwa dalam dua tahun ke depan, masyarakat menengah akan kembali menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantuan Beras Tak Boleh Dipotong, Warga Diminta Laporkan Pelanggaran
Badan Pangan Nasional tegaskan bantuan pangan beras 2026 harus diterima utuh tanpa potongan, sekaligus buka saluran pengaduan untuk laporan penyimpangan.
14 September 2026

Asing Borong Saham Ini Meski IHSG Melemah
Investor asing melakukan aksi beli bersih pada 10 saham unggulan meski terjadi penurunan IHSG sebesar 1,66% dan catatkan net sell Rp3,36 triliun selama pekan 7–11 September 2026.
14 September 2026

Purbaya Dorong LPEI Dorong Kredit Murah untuk Industri Ekspor Tertekan
Menteri Keuangan meminta LPEI memperluas akses pembiayaan murah bagi sektor tekstil, alas kaki, furnitur, dan baja yang terdampak persaingan global.
14 September 2026

David Fernando Audy Kini Pimpin Komisaris DSSA
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk resmi menunjuk David Fernando Audy sebagai Presiden Komisaris, menggantikan Franky Oesman Widjaja, setelah disetujui oleh pemegang saham dalam RUPSLB.
14 September 2026
Berita Lainnya

Waspada Modus Penipuan Liburan Berbasis AI
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

Batas Aman Konsumsi Gula Harian Sesuai Aturan Kemenkes
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

31 Produk Herbal dan Suplemen Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM
Senin, 14 September 2026, 11.47 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur, Ketersediaan di Indonesia Belum Dipastikan
Senin, 14 September 2026, 11.44 WITA

Malware Asal Indonesia Ancam Privasi Pengguna Android
Senin, 14 September 2026, 11.38 WITA

Dirut Konsultan Tambang Diserahkan ke Kejaksaan atas Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Penembakan Jelang Pemilu Bangsamoro Tewaskan Tiga Orang
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Revisi UU HKPD Jadi Prioritas, DPR Evaluasi Batasan Belanja Pegawai
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA


