Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Siapkan Dana Tambahan untuk Tangani Erupsi Anak Krakatau

Menteri Keuangan siap alokasikan dana tambahan bagi penanganan bencana, termasuk erupsi Anak Krakatau, sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Purbaya Siapkan Dana Tambahan untuk Tangani Erupsi Anak Krakatau
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kesiapan pemerintah dalam menyalurkan tambahan anggaran untuk penanganan bencana alam, khususnya akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Keputusan pencairan dana tambahan, menurutnya, akan ditentukan berdasarkan rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai lembaga koordinasi utama penanggulangan bencana nasional.

Ia menekankan bahwa proses penyaluran dana dimulai dari BNPB, yang memiliki kewenangan mengidentifikasi kebutuhan dan mengajukan penambahan anggaran jika diperlukan. "Alokasi awal selalu masuk ke BNPB. Jika diperlukan penambahan, kita siap menyalurkan sesuai urgensi dan realitas di lapangan," ujar Purbaya saat dikonfirmasi di kompleks DPR RI, Senin (7/9/2026).

Purbaya menegaskan bahwa anggaran untuk penanganan bencana bersifat fleksibel dan tidak dibatasi secara administratif. Dalam konteks ini, dana tidak digunakan untuk kepentingan lain, melainkan sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak. "Ini bukan untuk konsumsi atau pemborosan, tapi untuk menjawab kebutuhan mendesak yang langsung menyentuh kemanusiaan," tegasnya.

Saat ini, BNPB masih memiliki dana siap pakai mencapai hampir Rp 1 triliun yang dapat digunakan untuk respons darurat. Pemerintah menjamin ketersediaan anggaran tersebut cukup untuk menangani tahap awal bencana. Meskipun terdapat kemungkinan peningkatan anggaran hingga melampaui Rp 5 triliun pada tahun ini, jumlah tersebut akan ditentukan berdasarkan data dan laporan lapangan yang valid.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya