Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Putri Kim Jong Un Resmi Dijadikan Calon Penerus

Kim Ju Ae, putri pemimpin Korea Utara, semakin diperkuat posisinya sebagai calon penerus ayahnya melalui paparan publik intensif di media negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 05.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Putri Kim Jong Un Resmi Dijadikan Calon Penerus
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae, kini secara terbuka diposisikan sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara, seiring peningkatan signifikan dalam paparan media pemerintah negara tersebut. Berbagai kegiatan publik yang terekam dan disebar luaskan menunjukkan peran aktifnya dalam acara-acara strategis, termasuk pengawasan peluncuran rudal dan kehadiran dalam peringatan sejarah militer. Pemantauan intelijen dari Korea Selatan mengonfirmasi bahwa langkah-langkah ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari strategi sistematis untuk memperkenalkan sosoknya sebagai pewaris takdir kepemimpinan.

Peningkatan eksposur terhadap Kim Ju Ae terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, terutama melalui tayangan yang menampilkan dirinya melakukan aktivitas militer, seperti menembakkan senjata api dan mengoperasikan tank tempur. Kehadirannya dalam acara resmi, termasuk peringatan 73 tahun gencatan senjata Perang Korea bersama ayahnya, menunjukkan tingkat keterlibatan yang tidak biasa bagi seorang remaja. Beberapa ahli menilai bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya menyematkan citra pemimpin muda yang kuat dan berwibawa di benak publik dalam negeri.

Kemunculan Kim Ju Ae dalam parade militer Hari Kemenangan China pada September 2025 menjadi salah satu momen paling menonjol dalam rekam jejak publiknya. Acara tersebut, yang biasanya hanya dihadiri tokoh-tokoh papan atas, dilihat sebagai sinyal strategis bahwa ia telah diberi ruang penting dalam skenario kepemimpinan jangka panjang. Pengamat menekankan bahwa kehadiran seorang anak perempuan dalam konteks semacam itu sangat langka di dunia politik Korea Utara, sehingga menambah kekuatan spekulasi bahwa ia memang sedang dipersiapkan secara khusus.

Sejak pertama kali muncul ke publik pada November 2022 saat menghadiri peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17, Kim Ju Ae telah menjadi sorotan global. Awalnya, ia hanya disebut sebagai "anak kesayangan", namun kini media pemerintah Korea Utara mulai menyebutnya sebagai "tokoh pembimbing hebat" — istilah yang dalam budaya Korea Utara biasanya hanya diberikan kepada para pemimpin utama dan calon penerus. Perubahan narasi ini menandai transisi dari status anak kecil menuju citra pemimpin masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya