Putri Kim Jong Un Resmi Dijadikan Calon Penerus
Kim Ju Ae, putri pemimpin Korea Utara, semakin diperkuat posisinya sebagai calon penerus ayahnya melalui paparan publik intensif di media negara.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 05.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae, kini secara terbuka diposisikan sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara, seiring peningkatan signifikan dalam paparan media pemerintah negara tersebut. Berbagai kegiatan publik yang terekam dan disebar luaskan menunjukkan peran aktifnya dalam acara-acara strategis, termasuk pengawasan peluncuran rudal dan kehadiran dalam peringatan sejarah militer. Pemantauan intelijen dari Korea Selatan mengonfirmasi bahwa langkah-langkah ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari strategi sistematis untuk memperkenalkan sosoknya sebagai pewaris takdir kepemimpinan.
Peningkatan eksposur terhadap Kim Ju Ae terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, terutama melalui tayangan yang menampilkan dirinya melakukan aktivitas militer, seperti menembakkan senjata api dan mengoperasikan tank tempur. Kehadirannya dalam acara resmi, termasuk peringatan 73 tahun gencatan senjata Perang Korea bersama ayahnya, menunjukkan tingkat keterlibatan yang tidak biasa bagi seorang remaja. Beberapa ahli menilai bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya menyematkan citra pemimpin muda yang kuat dan berwibawa di benak publik dalam negeri.
Kemunculan Kim Ju Ae dalam parade militer Hari Kemenangan China pada September 2025 menjadi salah satu momen paling menonjol dalam rekam jejak publiknya. Acara tersebut, yang biasanya hanya dihadiri tokoh-tokoh papan atas, dilihat sebagai sinyal strategis bahwa ia telah diberi ruang penting dalam skenario kepemimpinan jangka panjang. Pengamat menekankan bahwa kehadiran seorang anak perempuan dalam konteks semacam itu sangat langka di dunia politik Korea Utara, sehingga menambah kekuatan spekulasi bahwa ia memang sedang dipersiapkan secara khusus.
Sejak pertama kali muncul ke publik pada November 2022 saat menghadiri peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17, Kim Ju Ae telah menjadi sorotan global. Awalnya, ia hanya disebut sebagai "anak kesayangan", namun kini media pemerintah Korea Utara mulai menyebutnya sebagai "tokoh pembimbing hebat" — istilah yang dalam budaya Korea Utara biasanya hanya diberikan kepada para pemimpin utama dan calon penerus. Perubahan narasi ini menandai transisi dari status anak kecil menuju citra pemimpin masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

