Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Putri Mahkota Swedia Dorong Ekonomi Lestari di Pesisir NTB

Putri Mahkota Swedia Victoria, selaku Duta Kehormatan UNDP, kunjungi NTB untuk meninjau konservasi terumbu karang dan peluang ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir melalui pariwisata dan perikanan berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 15.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Putri Mahkota Swedia Dorong Ekonomi Lestari di Pesisir NTB
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Putri Mahkota Swedia Victoria mengunjungi Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 5 September 2026, dalam misi yang menekankan pentingnya konservasi ekosistem laut dan penguatan ekonomi berkelanjutan bagi komunitas pesisir. Kehadirannya di Mataram difokuskan pada observasi langsung terhadap upaya pelestarian terumbu karang serta inovasi ekonomi lokal yang berbasis pada keberlanjutan lingkungan.

Selama kunjungan, Victoria berinteraksi langsung dengan pelaku ekonomi kreatif di Bale Kita, meninjau hasil kerajinan tangan seperti tenun tradisional dan produk lokal lainnya. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang menggabungkan nilai budaya dengan keberlanjutan ekonomi, menekankan bahwa pelestarian lingkungan harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan dengan pemimpin daerah, termasuk Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Victoria menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik, swasta, dan masyarakat dalam mendorong model pembangunan yang ramah lingkungan. Ia menilai keberhasilan program konservasi laut di wilayah tersebut sebagai contoh nyata bahwa perlindungan alam dapat menjadi fondasi ekonomi berkelanjutan.

Tujuan kunjungan ini, sesuai dengan peran sebagai Duta Kehormatan UNDP, adalah memperkuat komitmen global terhadap pengembangan ekonomi hijau yang melibatkan masyarakat lokal. Dengan menyoroti praktik baik di NTB, Victoria berharap dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di kawasan Asia Tenggara dalam membangun keterhubungan antara keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya