Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Qatar Janjikan Bantuan ke Iran dalam Kunjungan Pertama

Perdana Menteri Qatar bertemu Presiden Iran di Teheran, menegaskan komitmen bantuan kemanusiaan dan upaya perdamaian di tengah ketegangan regional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Qatar Janjikan Bantuan ke Iran dalam Kunjungan Pertama
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Teheran pada Kamis (27/8), di tengah ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran dan kekuatan Barat. Pertemuan ini menjadi momen penting dalam diplomasi kawasan, di mana Al Thani menekankan posisi Doha sebagai negara yang tidak berpihak tetapi peduli terhadap kesejahteraan rakyat Iran. Ia menyampaikan secara tegas bahwa Qatar siap memberikan dukungan penuh dalam bentuk bantuan kemanusiaan demi meringankan beban yang dialami masyarakat Iran.

Dalam percakapan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Al Thani menegaskan bahwa negaranya tidak ingin melihat rakyat Iran menderita sementara negara-negara lain hanya menjadi penonton. Ia menekankan bahwa bantuan yang akan diberikan merupakan bentuk solidaritas regional yang tulus. Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, juga secara pribadi menyebut Pezeshkian sebagai “saudara”, menunjukkan kedekatan hubungan antar pemimpin yang melampaui dinamika politik.

Al Thani menegaskan kembali posisi Doha yang selalu menghargai Iran secara mendalam, terlepas dari konflik yang terjadi belakangan ini. Ia menekankan pentingnya pendekatan diplomasi untuk menyelesaikan ketegangan, termasuk melalui dialog dan kerja sama regional. Kunjungan ini dilakukan dalam konteks upaya Doha memperkuat peran sebagai mediator, khususnya dalam proses damai antara Iran dan Amerika Serikat yang sempat mencapai kesepakatan MoU pada Juni 2025.

Namun, implementasi kesepakatan tersebut terhambat akibat perselisihan mengenai akses melalui Selat Hormuz. Sebelumnya, Iran melakukan serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar—yang menjadi basis militer AS—sebagai respons atas serangan Israel dan AS. Serangan tersebut memicu gelombang retaliasi terhadap sejumlah negara Teluk, termasuk Qatar, yang menunjukkan eskalasi konflik yang meluas. Dalam konteks ini, kunjungan Al Thani menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan mendukung stabilitas kawasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya