Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rekonstruksi Desa Sade Ditetapkan sebagai Proyek Percontohan Pemulihan Adat

Kemenpar bersiapkan skema pemulihan menyeluruh untuk Desa Sade pasca-kebakaran, dengan fokus pada keberlanjutan budaya, ekonomi, dan ketahanan sosial melalui masterplan terintegrasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rekonstruksi Desa Sade Ditetapkan sebagai Proyek Percontohan Pemulihan Adat
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pariwisata telah menyiapkan kerangka strategis untuk merekonstruksi Desa Sade di Lombok Tengah pasca-kebakaran yang melanda pada 22 Agustus. Langkah awal difokuskan pada pembentukan tim koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, lembaga pendidikan seperti Poltekpar, serta masyarakat adat. Tim ini akan bertugas mengidentifikasi kebutuhan dan kondisi riil masyarakat terdampak guna memastikan bantuan disalurkan secara tepat dan terstruktur.

Pemulihan tidak hanya ditujukan pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial, budaya, dan ekonomi lokal. Salah satu poin krusial adalah penyusunan masterplan rekonstruksi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tokoh adat, agar keaslian desa tetap terjaga. Masterplan tersebut mencakup penataan infrastruktur dasar seperti sanitasi dan pengelolaan sampah, serta integrasi sistem proteksi kebakaran terpadu.

Penerapan titik APAR komunal yang menyesuaikan estetika tradisional, pembuatan embung air darurat, dan pemenuhan bahan bangunan tradisional menjadi bagian penting dari perencanaan. Upaya ini diimbangi dengan pembukaan akun donasi terpusat untuk menjamin transparansi dan efisiensi pengumpulan dana. Seluruh proses diprioritaskan untuk memastikan rumah adat—yang menjadi simbol identitas dan mata pencaharian—dapat dibangun kembali dengan tetap mempertahankan nilai historis dan kearifan lokal.

Menteri Pariwisata menegaskan bahwa masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam proses pemulihan, bukan sekadar penerima bantuan. Ia menargetkan rekonstruksi Desa Sade menjadi model pilot project yang dapat dijadikan acuan bagi desa adat lain dalam membangun ketahanan terhadap bencana tanpa mengorbankan warisan budaya. Harapan besar ditempatkan pada terciptanya sistem pemulihan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis pada kearifan lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya