Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT Ditetapkan sebagai Prioritas Pemulihan Pendidikan
Pemerintah menetapkan revitalisasi 1.487 satuan pendidikan di NTT sebagai langkah krusial pemulihan sistem pendidikan pasca-bencana gempa, dengan anggaran Rp1,2 triliun dan penyaluran dana tahap kedua segera dilakukan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah secara tegas menegaskan komitmen memulihkan sistem pendidikan di Nusa Tenggara Timur melalui program revitalisasi yang mencakup 1.487 satuan pendidikan. Langkah ini menjadi respons terhadap kerusakan infrastruktur sekolah akibat gempa bumi yang melanda wilayah tersebut, dengan fokus pada perbaikan bangunan utama dan ruang belajar yang sebelumnya menggunakan fasilitas darurat.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara optimal, dengan memastikan setiap tahapan penanganan sesuai standar kelayakan dan keamanan. Anggaran sebesar Rp1,2 triliun telah dialokasikan khusus untuk kebutuhan tersebut, menunjukkan prioritas tinggi pemerintah dalam memperbaiki sarana pendidikan di daerah yang masih menghadapi tantangan infrastruktur.
Perbaikan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran siswa secara optimal. Ketersediaan ruang kelas layak menjadi fondasi penting agar peserta didik tidak harus belajar dalam kondisi yang berpotensi membahayakan akibat kerusakan struktural.
Pembangunan revitalisasi dapat segera dimulai setelah dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahap kedua masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan disalurkan ke sekolah terdampak. Sebelumnya, telah disalurkan dana sebesar Rp860 juta untuk penanganan darurat terhadap puluhan sekolah yang terkena dampak langsung bencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Menteri Pertanian menegaskan harga beras akan turun dalam pekan ini berkat peningkatan pasokan dan penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar.
21 September 2026

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Penerapan bahan bakar nabati E50 dan B50 ditargetkan menghemat devisa hingga Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi.
21 September 2026

Prabowo Sebut Kritikus "Goblok", Pakar Soroti Tanda Otoritarianisme
Presiden Prabowo menyebut para pakar dan akademisi yang mengkritiknya sebagai "goblok", pernyataan yang dikhawatirkan memperburuk budaya kritis dan memperkuat dominasi kekuasaan.
21 September 2026

Trump Cabut Akses Jurnalis, AS Setujui Penjualan F-35 ke Saudi
Pemerintahan Trump mencabut akses media ke Gedung Putih terhadap tiga outlet, sementara AS setujui penjualan jet F-35 bernilai miliaran dolar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel dan Iran tetapkan syarat untuk perundingan terkait Selat Hormuz.
21 September 2026
Berita Lainnya

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

