Rupiah Melemah ke Rp17.642 per Dolar AS di Akhir Jumat
Rupiah berada di posisi Rp17.642 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat sore, menguat 0,21 persen dari level sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan hari Jumat (4/9) berada pada level Rp17.642 per dolar AS, menunjukkan penguatan sebesar 37 poin atau setara 0,21 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah tren pelemahan dolar AS secara global, yang memengaruhi pergerakan mata uang di kawasan Asia.
Sejumlah mata uang Asia lainnya ikut menguat terhadap dolar AS, termasuk yuan China yang naik 0,10 persen dan won Korea Selatan yang menguat 0,30 persen. Di sisi lain, beberapa mata uang regional mengalami depresiasi, seperti peso Filipina turun 0,22 persen, ringgit Malaysia melemah 0,07 persen, dolar Singapura turun 0,01 persen, sementara yen Jepang dan dolar Hong Kong masing-masing terkoreksi 0,36 persen dan 0,01 persen.
Di pasar mata uang negara maju, pergerakan terpantau bervariasi. Poundsterling Inggris menguat 0,08 persen, sementara euro Eropa melemah 0,05 persen. Dolar Kanada turun 0,07 persen, franc Swiss terkoreksi 0,15 persen, dan dolar Australia bergerak stabil tanpa perubahan signifikan.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan rupiah dipicu oleh penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed setelah pejabat bank sentral AS menunjukkan nada yang lebih dovish. Dalam konteks domestik, sentimen positif juga didukung oleh pernyataan Gubernur Bank Indonesia yang menyatakan inflasi dalam kendali serta mengajak sinergi antara pemerintah, BI, dunia usaha, dan sektor ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


