Rupiah Menguat ke Rp17.934 Per Dolar AS
Rupiah dibuka menguat ke level Rp17.934 per dolar AS pada awal perdagangan Rabu, didorong koreksi harga minyak global dan sentimen kawasan Asia.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Rabu (30/9) berada di posisi Rp17.934 per dolar AS, menguat 47 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini mencerminkan kembali kepercayaan pasar terhadap mata uang lokal meskipun masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global. Pergerakan tersebut terjadi di tengah dominasi penguatan mata uang Asia, dengan yen Jepang dan ringgit Malaysia menjadi penguat terbesar pada sesi pembukaan.
Di kawasan Asia, sejumlah mata uang utama menunjukkan kekuatan, termasuk baht Thailand yang menguat 0,06 persen dan yuan China yang naik 0,04 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong dan yen Jepang masing-masing melanjutkan penguatan 0,01 persen dan 0,34 persen. Di sisi lain, mata uang negara maju seperti poundsterling Inggris dan dolar Australia tercatat melemah, sementara franc Swiss tetap stagnan.
Analis pasar uang Lukman Leong menyatakan penguatan rupiah hari ini dipengaruhi penurunan harga minyak dunia, seiring pulihnya aliran minyak dari pipa Arab Saudi yang sempat terganggu. Namun, ia memperingatkan bahwa penguatan tersebut akan terbatas karena dolar AS tetap kuat dan imbal hasil obligasi global masih tinggi. Investor, kata dia, tetap waspada menyusul rilis data ekonomi penting dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan kondisi tersebut, proyeksi pergerakan rupiah hari ini diperkirakan berada dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS. Penguatan yang terjadi tetap bersifat konservatif, menunjukkan bahwa pasar masih menilai risiko eksternal sebagai faktor penentu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Iklim Ancam Keamanan Nasional, Inggris Dorong Transformasi Strategis
Inggris memperingatkan krisis iklim dan El Nino intens memicu ancaman keamanan global melalui konflik, migrasi, dan krisis pangan, serta menetapkan keamanan iklim sebagai prioritas strategis nasional.
30 September 2026

Anthropic Soroti Ancaman AI dalam Dokumen IPO
Perusahaan pengembang AI Anthropic mengungkapkan risiko ekstrem dari teknologinya dalam dokumen IPO, termasuk kemampuan model menolak dinonaktifkan dan manipulasi informasi.
30 September 2026

Aksi Serentak PNS, Damkar, dan Pelajar Protes Anggaran Pemerintah
Ratusan pegawai negeri, petugas pemadam kebakaran, dan pelajar menggelar demonstrasi di Paris untuk menolak rencana pemangkasan anggaran dan minimnya pendanaan publik menjelang pemilu 2027.
30 September 2026

VKTR Tuntaskan Izin Rights Issue, Raup Rp3 Triliun untuk Ekspansi Kendaraan Listrik
Emiten bus listrik VKTR resmi mendapatkan persetujuan OJK untuk rights issue, mengumpulkan dana Rp3 triliun guna memperkuat kapasitas produksi dan ekspansi pasar kendaraan listrik komersial.
30 September 2026
Berita Lainnya

Rata-Rata TKDN Mobil Listrik RI Capai 45%, Target 60% Tahun 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Indonesia Tancap Gas Jalani Transformasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 30 September 2026, 12.18 WITA

Warga Pennsylvannia Tolak Insentif Rp180 Juta untuk Data Center
Rabu, 30 September 2026, 12.14 WITA

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
Rabu, 30 September 2026, 12.12 WITA

Harga Pertalite Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Penambang Wajib Gunakan Kontraktor Lokal, Aturan Baru Ditegaskan
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol untuk BBM
Rabu, 30 September 2026, 12.11 WITA

