Rupiah Stabil di Level Rp17.642 Akibat Ekspektasi Pelemahan Dolar AS
Nilai tukar rupiah menguat 0,21% menjadi Rp17.642 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, dipengaruhi ekspektasi pelemahan dolar AS dan sikap dovish pejabat The Fed.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kurs rupiah pada akhir perdagangan Jumat menunjukkan penguatan signifikan, bergerak ke level Rp17.642 per dolar AS, menguat 37 poin dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.679. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi terhadap dolar AS, khususnya terkait potensi pelemahannya dalam tengah jangka menengah. Penguatan rupiah juga didukung oleh perkembangan nilai tukar yen yang terus mengalami apresiasi, memperkuat tekanan terhadap dolar AS sebagai aset lindung nilai utama.
Menurut analis ekonomi dari Permata Bank, penguatan rupiah dipicu oleh harapan terhadap intervensi terkoordinasi terhadap yen dan potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ), yang berdampak pada penurunan permintaan terhadap dolar AS. Investor mulai memindahkan alokasi aset dari dolar AS ke mata uang emerging markets, termasuk rupiah, sebagai respons terhadap pergeseran tren global tersebut. Hal ini menciptakan tekanan jual terhadap dolar AS dan mendukung penguatan mata uang lokal di kawasan Asia.
Di sisi lain, pernyataan dovish dari pejabat The Fed, Christopher Waller, turut menjadi faktor pendorong penguatan rupiah. Waller menyatakan bahwa dirinya cenderung menyetujui pertahankan kebijakan moneter saat ini jika inflasi terus menunjukkan tanda moderasi. Pernyataan ini mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dalam rapat FOMC September 2026, yang pada akhirnya menurunkan daya tarik dolar AS sebagai aset berbunga tinggi. Pasar saat ini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan tersebut berada di sekitar 50%.
Kurs JISDOR Bank Indonesia pada hari yang sama juga mencatat penguatan, berada di Rp17.636 per dolar AS, lebih tinggi dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.689. Pergerakan ini menunjukkan konsistensi tren penguatan rupiah dalam sepekan terakhir, didorong oleh kombinasi faktor eksternal yang menguntungkan dan perubahan ekspektasi pasar global terhadap kebijakan moneter AS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


