Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Hadapi Kapal Induk AS
Rusia secara rahasia mendukung Iran dalam pengembangan rudal jelajah supersonik yang mampu menyerang kapal induk AS di Timur Tengah, berdasarkan program C430L sejak 2023.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 08.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Kemampuan militer Iran telah mengalami percepatan signifikan melalui bantuan teknis dari Rusia, khususnya dalam pengembangan rudal jelajah supersonik yang mampu menargetkan kapal perang kelas utama Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Program yang diketahui bernama C430L telah berjalan sejak 2023, dengan fokus pada penggunaan teknologi ramjet yang memungkinkan rudal melaju melebihi kecepatan suara. Kecepatan tinggi ini menjadi kunci utama dalam menghindari deteksi dan sistem pertahanan udara canggih milik Barat.
Transfer teknologi militer strategis ini menunjukkan tingkat kerja sama yang sangat tinggi antara kedua negara, yang hanya mungkin terjadi jika mendapat persetujuan dari tingkat kepemimpinan tertinggi di Moskow. Keberadaan sistem propulsi ramjet, yang telah menjadi tujuan lama Iran, kini semakin dekat terwujud berkat dukungan teknis dari Rusia. Kemampuan ini memungkinkan rudal Iran bergerak lebih cepat dan lebih sulit diantisipasi, sehingga mempersempit jendela waktu respons bagi sistem pertahanan musuh.
Pakar keamanan dari Conflict Armament Research, Fabian Hinz, menyatakan bahwa kerja sama semacam ini bukan sekadar kerja sama teknis biasa, melainkan bentuk kolaborasi strategis yang sangat sensitif. Ia menekankan bahwa pelaksanaan program seperti C430L tidak mungkin berjalan tanpa persetujuan politik dari pucuk pimpinan negara-negara yang terlibat. Dalam konteks ini, kehadiran Rusia sebagai mitra pengembang menunjukkan komitmen yang mendalam terhadap perluasan kapasitas militer Iran di kawasan yang secara geopolitik kritis.
Dengan adanya rudal yang mampu menyerang kapal induk—salah satu simbol kekuatan militer AS—kemampuan defensif dan ofensif Iran kini mengalami pergeseran signifikan. Hal ini berpotensi mengubah dinamika militer di Timur Tengah, terutama dalam skenario konflik terbuka di kawasan laut. Pengembangan ini juga mencerminkan keterlibatan aktif Rusia dalam memperluas pengaruh militer di wilayah yang jauh dari zona konflik langsungnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ekonomi Kreatif Dorong PDRB Jakarta Capai Rp410 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Empat Acara Besar Serentak di Senayan Picu Pengalihan Lalu Lintas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.25 WITA

Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.24 WITA

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Gagal Digagalkan Tim Gabungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Fokus Tindak Pengguna HP dan Pelanggaran Berbahaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

Pemprov DKI Siapkan Relokasi Pedagang Selama Revitalisasi Taman Puring
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

