Rusia Gagal Luncurkan Satelit Rassvet-3 untuk Kompetitifkan Starlink
Lima belas satelit dari total 16 satelit Rassvet-3 gagal mencapai orbit operasional setelah peluncuran, menggagalkan upaya Rusia membangun sistem komunikasi satelit global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibukaKendari, ıNarasikita - Peluncuran satelit Rassvet-3 yang dilakukan oleh Rusia gagal memastikan semua satelit mencapai orbit yang ditentukan. Dari total 16 satelit yang diluncurkan, hanya satu yang berhasil mencapai posisi operasional, sementara sisanya mengalami kegagalan dalam proses transfer orbit. Kegagalan ini menandai keruntuhan strategi Rusia untuk membangun infrastruktur satelit komunikasi berskala global sebagai alternatif sistem Starlink milik Amerika Serikat.
Peristiwa ini menyoroti tantangan teknis dan logistik yang dihadapi program satelit komersial Rusia dalam menghadapi pesaing global. Sumber dalam industri luar angkasa menyebut bahwa masalah muncul akibat ketidakakuratan dalam pengendalian peluncuran dan sistem manuver orbit pasca-peluncuran. Kegagalan ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang kelayakan jangka panjang dari proyek Rassvet-3 sebagai bagian dari rencana digitalisasi nasional Rusia.
Kementerian Komunikasi Rusia mengakui adanya kendala teknis dalam proses penyesuaian orbit, namun menegaskan bahwa pengembangan sistem satelit tetap berlanjut. Pihak berwenang menekankan bahwa kegagalan ini tidak menghentikan ambisi negara untuk membangun ekosistem komunikasi satelit nasional yang mandiri, meski dengan skala dan kecepatan yang berbeda dari rencana awal.
Tujuan utama program Rassvet-3 adalah menyediakan akses internet berkecepatan tinggi ke wilayah terpencil di Rusia, termasuk wilayah Arktik dan Siberia, serta mengurangi ketergantungan pada infrastruktur asing. Namun, kegagalan peluncuran kali ini menunjukkan bahwa tantangan teknis masih menjadi penghalang besar dalam pencapaian tujuan tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


