Rusia Tuduh NATO Ingin Kooptasi PBB
Moskow menuding NATO memiliki rencana sistematis untuk melemahkan PBB dan mengubahnya menjadi alat kepentingan barat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 21.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengungkapkan bahwa negara-negara anggota NATO telah lama berupaya merusak kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) demi menjadikannya instrumen yang berada di bawah kendali mereka. Menurutnya, tujuan utama NATO bukan memperkuat PBB, melainkan melemahkan fungsi independensinya secara bertahap.
Zakharova menegaskan bahwa rencana ini bukan hal baru, melainkan bagian dari strategi jangka panjang yang sudah dirancang sejak awal. Ia menyebut bahwa awalnya NATO bahkan berkeinginan untuk membubarkan PBB secara total, meski kini lebih memilih pendekatan terselubung untuk memengaruhi kebijakan organisasi global tersebut.
Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa negara-negara Barat, termasuk sekutu NATO, tidak berminat memperkuat PBB. Bahkan, banyak di antaranya tidak membayar iuran keanggotaan, menunjukkan minimnya komitmen terhadap institusi multilateral. Menurutnya, status universal PBB justru dianggap sebagai ancaman oleh negara-negara barat karena menghambat dominasi politik dan militer mereka.
Zakharova menekankan bahwa PBB seharusnya menjadi lembaga mandiri yang mampu menyelesaikan krisis tanpa intervensi asing. Namun, menurutnya, upaya NATO justru bertujuan untuk menghancurkan kemandirian tersebut, sehingga PBB hanya mampu berfungsi sebagai alat untuk mewujudkan agenda tertentu, bukan sebagai penengah netral. Tujuan akhirnya, menurut dia, adalah mengubah PBB dari organisasi multilateral menjadi alat politik yang bisa dikendalikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

