Serangan Ukraina Selama 40 Hari Sebabkan Kerugian 1% PDB Rusia
Presiden Putin mengakui serangan berkelanjutan selama empat puluh hari menyebabkan kerugian ekonomi sekitar 1% dari PDB Rusia, dengan dampak luas pada ekspor dan infrastruktur strategis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa serangan bertubi-tubi dari Ukraina dalam periode 40 hari telah menimbulkan kerugian ekonomi signifikan bagi negaranya, diperkirakan mencapai sekitar 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menyatakan angka tersebut mencerminkan dampak nyata, namun menegaskan belum mencapai tingkat kritis yang dapat mengancam stabilitas ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Bishkek, Kirgizstan, dalam pertemuan dengan awak media pada Rabu (2/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Putin menyebut bahwa lebih dari seratus kapal milik Rusia mengalami kerusakan akibat serangan, termasuk sekitar empat puluh unit dalam dua pekan pertama kampanye. Kerusakan ini terjadi dalam konteks operasi militer yang dipimpin langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang menargetkan fasilitas maritim dan logistik utama di wilayah Laut Hitam.
Infrastruktur energi juga terganggu, dengan sekitar 10% dari kilang minyak Rusia yang terdampak masih memerlukan perbaikan menyusul serangan drone. Gangguan terhadap pelabuhan dan fasilitas pengolahan di Laut Hitam turut menghambat arus ekspor minyak, biji-bijian, baja, dan batu bara. Jalur perdagangan Laut Hitam yang sebelumnya menangani lebih dari 70% ekspor biji-bijian Rusia kini mengalami penurunan efisiensi.
Pada periode empat pekan hingga 23 Agustus, volume ekspor minyak mentah Rusia melalui jalur laut menurun menjadi sekitar 3,46 juta barel per hari. Meski demikian, Putin menekankan bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi respons untuk memitigasi dampak jangka panjang, termasuk diversifikasi rute perdagangan dan perbaikan infrastruktur yang rusak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


