Sertifikasi Halal Diperkuat untuk Jaminan Kepercayaan dan Ekonomi
Pemerintah tegaskan sertifikasi halal sebagai instrumen perlindungan konsumen, penguatan ekonomi, dan peningkatan daya saing produk mulai 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.57 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 38x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar kebutuhan regulasi, melainkan fondasi kepercayaan bersama bagi konsumen, pelaku usaha, dan sektor perdagangan. Dalam rapat koordinasi lintas kementerian, peran sertifikasi dijelaskan sebagai bagian dari amanat hukum yang harus dijalankan secara menyeluruh dan inklusif. Tujuannya adalah memastikan setiap produk yang beredar memenuhi standar halal, sehingga memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi masyarakat.
Implementasi Jaminan Produk Halal (JPH) yang akan berlaku pada 18 Oktober 2026 menjadi titik penting dalam transformasi ekosistem produk halal di Indonesia. Kebijakan ini dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, asosiasi, dan masyarakat. Dalam prosesnya, diperlukan penanganan menyeluruh terhadap tantangan seperti ketersediaan bahan baku impor, keberlanjutan rantai pasok, serta pengawasan yang konsisten.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menekankan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan membatasi perdagangan, melainkan menciptakan perlindungan bagi konsumen dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha. Dengan dasar hukum yang jelas dalam UU Nomor 33 Tahun 2014, JPH dirancang untuk menjamin keamanan konsumsi produk sekaligus mendorong daya saing produk dalam pasar domestik maupun global.
Kepala Staf Kepresidenan menyoroti pentingnya antisipasi terhadap berbagai isu teknis yang belum sepenuhnya terselesaikan, seperti ketersediaan lembaga inspeksi, keselarasan kode HS, pengakuan dokumen lintas negara, serta pengelolaan barang dalam perjalanan. Ia menekankan perlunya integrasi sistem antarlembaga dan penanganan khusus terhadap produk pangan asal hewan. Dukungan konsisten dari semua pihak, termasuk fasilitasi bagi UMKM, menjadi kunci keberhasilan implementasi.
Dengan pendekatan yang terukur dan komunikasi publik yang konsisten, pemerintah berharap sertifikasi halal mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, membuka peluang ekspor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai halal yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

