Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

SIAPKerja Dorong Kesiapan Pencari Kerja di Era Digital

Platform SIAPKerja hadir sebagai ekosistem terintegrasi untuk memperluas akses layanan ketenagakerjaan, mulai dari pelatihan hingga kesempatan kerja, didukung program Magang Nasional yang memperkuat kesiapan pasar kerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
SIAPKerja Dorong Kesiapan Pencari Kerja di Era Digital
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan inisiatif strategis melalui platform SIAPKerja sebagai wadah terpadu bagi masyarakat dalam memperoleh layanan ketenagakerjaan secara digital. Dengan menggabungkan akses pelatihan, sertifikasi kompetensi, informasi lowongan, hingga peluang magang, platform ini dirancang untuk mempercepat transformasi keterampilan dan memperkuat kesiapan pencari kerja menghadapi dinamika pasar kerja modern.

Kegiatan tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, sebagai langkah krusial dalam memastikan bahwa kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dalam konteks nyata. Ia menekankan pentingnya pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pengembangan diri yang berkelanjutan, terutama bagi lulusan baru yang baru memasuki dunia profesional.

Program Magang Nasional, yang dijalankan melalui sistem MagangHub, menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui magang di berbagai instansi, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin di Bandung, peserta berkesempatan mengaplikasikan kompetensi yang telah dipelajari. Pada kunjungan terbaru, 16 peserta dari Lapas Sukamiskin turut mengikuti program ini, disusul sosialisasi SIAPKerja di tiga lapas lainnya dengan jumlah peserta masing-masing antara 16 hingga 17 orang.

Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, serta pemahaman budaya dan disiplin kerja. Cris menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan lulusan tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap secara praktis menghadapi tantangan di industri.

Dengan integrasi SIAPKerja dan program Magang Nasional, Kemnaker berkomitmen memperluas akses bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama lulusan baru dan kelompok rentan, untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum terjun penuh ke pasar tenaga kerja.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya