Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

SILO Akuisisi 14 RS dari Lippo, Nilai Rp6,9 Triliun

PT Siloam International Hospitals Tbk resmi mengumumkan rencana akuisisi 14 rumah sakit dengan nilai total Rp6,9 triliun dari anak usaha First Real Estate Investment Trust.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
SILO Akuisisi 14 RS dari Lippo, Nilai Rp6,9 Triliun📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengumumkan langkah strategis untuk mengakuisisi 14 perusahaan pemilik aset rumah sakit milik anak usaha First Real Estate Investment Trust. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp6,9 triliun, setara dengan 67,57% dari ekuitas perseroan. Proses akuisisi akan dilakukan dalam dua tahap, dengan delapan perusahaan dibeli pada tahap pertama dan enam perusahaan dilanjutkan jika opsi jual dilaksanakan.

Transaksi ini bertujuan untuk mengalihkan status aset rumah sakit dari sewa ke kepemilikan langsung oleh SILO. Dengan demikian, perseroan berharap dapat mengurangi beban operasional akibat sewa dan memperoleh kendali penuh atas pengembangan fasilitas. Rencana ini masih menunggu persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 22 September 2026.

Pendanaan transaksi akan berasal dari kombinasi pinjaman perbankan dan dana internal, dengan estimasi utang tambahan mencapai sekitar Rp8,9 triliun. Manajemen menilai pembiayaan melalui fasilitas kredit sindikasi mampu mendukung keberlangsungan operasional tanpa menimbulkan tekanan signifikan terhadap arus kas jangka pendek.

Dengan akuisisi ini, SILO memperkuat posisi strategis dalam pengelolaan portofolio aset properti rumah sakit. Kontrol langsung atas fasilitas memungkinkan fleksibilitas lebih besar dalam perencanaan pengembangan, peningkatan layanan, dan optimalisasi operasional. Langkah ini juga sejalan dengan strategi ekspansi jangka panjang perseroan, yang diharapkan berdampak positif terhadap kinerja keuangan dan nilai pemegang saham.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya