IHSG Melemah 1,30% di Awal Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,30% ke level 6.300 pada Selasa (22/9/2026), didorong oleh tekanan pasar global dan dinamika kebijakan dalam negeri.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan pagi hari, Selasa (22/9/2026), merosot 1,30% ke posisi 6.300. Gerakan negatif ini terjadi setelah awal perdagangan yang sempat menunjukkan kenaikan tipis, dengan IHSG sempat berada di level 6.392,22 pada pembukaan. Namun, dalam hitungan menit, indeks kembali melemah hingga mencapai level terendah 6.392, meski sempat menyentuh puncak 6.408 sebelum akhirnya kembali ke zona merah.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 550 mengalami penurunan harga, sementara 282 saham stagnan dan hanya 135 saham yang berhasil mencatat kenaikan. Volume perdagangan mencapai 14,59 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 986,2 ribu kali, mencatat nilai transaksi sebesar Rp5,72 triliun. Kondisi ini mencerminkan kecenderungan investor yang lebih memilih menahan diri atau melakukan aksi jual di tengah ketidakpastian pasar.
Pasar keuangan nasional menghadapi sejumlah isu krusial pada hari ini, termasuk perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar global. Di dalam negeri, investor memantau Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung selama dua hari, dengan hasil keputusan suku bunga acuan dijadwalkan diumumkan pada Rabu (23/9/2026). Ini menjadi pertemuan pertama bagi Gubernur BI definitif Destry Damayanti sejak dilantik pada 2 September.
Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75%, sesuai dengan keputusan pada RDG Agustus. Sementara itu, tingkat bunga deposit facility dan lending facility diperkirakan tetap di posisi 4,75% dan 6,5% masing-masing. Di sisi lain, pasar juga menunggu pelantikan 14 pejabat baru di Kementerian Keuangan serta kebijakan baru Bursa Efek Indonesia terkait batas harga minimum saham.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Biaya Impor iPhone 18 Pro dan Duo dari Luar Negeri Terungkap
Pemilik iPhone 18 Pro dan Duo yang dibeli di luar negeri harus bayar bea masuk dan PPN hingga Rp8,1 juta, tergantung harga dan kurs pajak saat kedatangan.
22 September 2026

Prabowo Fokus Dorong Inovasi Tekstil dan Sepatu Berbasis Lokal
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas untuk perkuat industri tekstil dan sepatu melalui inovasi BRIN, termasuk kain dari limbah nanas dan sepatu murah untuk siswa kurang mampu.
22 September 2026

SILO Akuisisi 14 RS dari Lippo, Nilai Rp6,9 Triliun
PT Siloam International Hospitals Tbk resmi mengumumkan rencana akuisisi 14 rumah sakit dengan nilai total Rp6,9 triliun dari anak usaha First Real Estate Investment Trust.
22 September 2026

IHSG Anjlok Lebih dari 1% di Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,33% atau 84,62 poin ke level 6.300,11 akibat tekanan jual merata dan kinerja saham kapitalisasi besar yang melemah.
22 September 2026
Berita Lainnya

Sindikat SIM Palsu di Riau Beroperasi Sejak Juni 2026
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Xiaomi Siap Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Subsidi Tak Pasti, Penjualan Motor Listrik 2026 Terhambat
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Penindakan Massal Beras dan Garam Ilegal di Empat Wilayah
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Prioritaskan UMKM dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Amran Minta Hukuman Berat untuk Pelaku Penyelundupan Beras Impor
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Dunia Belum Konsisten, Indonesia Tetap Jalan ke Net Zero
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

