IHSG Anjlok Lebih dari 1% di Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,33% atau 84,62 poin ke level 6.300,11 akibat tekanan jual merata dan kinerja saham kapitalisasi besar yang melemah.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.28 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pelemahan signifikan pada perdagangan Selasa (22/9/2026), menyusul penurunan lebih dari 1% pada sesi pertama. Awalnya, indeks dibuka menguat di posisi 6.392,34, namun seiring berjalannya waktu, tekanan jual menguasai pasar hingga IHSG berada di level 6.300,11 pada pukul 10:45 WIB, turun 84,62 poin dari posisi sebelumnya. Pergerakan ini menandai kelanjutan tren penurunan yang telah dimulai pada perdagangan sebelumnya, ketika indeks tertutup melemah 0,88% ke 6.384,72.
Kondisi pasar terpantau merata dalam tekanan, dengan mayoritas sektor saham mengalami penurunan. Sektor energi menjadi yang paling terdampak, turun 1,99%, diikuti utilitas (-1,77%), properti (-1,72%), dan konsumer non-primer (-1,52%). Penurunan juga terjadi pada sektor bahan baku (-1,33%), industri (-1,18%), konsumer primer (-0,87%), finansial (-0,84%), serta kesehatan (-0,72%). Kinerja sektor-sektor ini menunjukkan adanya tekanan sistemik terhadap sentimen pasar.
Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi pemicu utama penurunan indeks. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi penyumbang penurunan terbesar, dengan kontribusi minus 14,6 poin. Diikuti oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menekan indeks 7,74 poin, disusul Bumi Resources Minerals (BRMS) dengan tekanan 2,98 poin. Telkom Indonesia (TLKM) dan Bank Mandiri (BMRI) masing-masing berkontribusi 2,77 dan 2,45 poin. Saham BCA dan Bumi Resources (BUMI) sama-sama menekan indeks 2,21 poin, sementara Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Impack Pratama Industri (IMPC) masing-masing turun 2,15 dan 2,11 poin.
Di sisi lain, beberapa emiten berhasil memberikan kontribusi positif. PT Amman Mineral Internasional (AMMN) menjadi saham penopang terbesar dengan kontribusi positif 2,11 poin, diikuti Medco Energi (MEDC) dan Indosat (ISAT) masing-masing 0,38 dan 0,36 poin. Dari total 1.063 saham yang diperdagangkan, 137 menguat, 546 melemah, dan 280 stagnan, menunjukkan dominasi tekanan jual.
Pasar global juga turut memengaruhi sentimen, meskipun indeks saham Asia secara umum bergerak positif. KOSPI Korea Selatan naik 1,84%, Nikkei 225 1,38%, dan pasar di Singapura, Taiwan, Malaysia, dan China menguat di kisaran 0,44% hingga 0,84%. Sementara itu, BI memulai Rapat Dewan Gubernur dua hari berturut-turut, dengan pengumuman keputusan suku bunga acuan dijadwalkan pada Rabu (23/9). Pasar mengantisipasi pemertahankan BI Rate di level 5,75%, sesuai dengan hasil RDG Agustus.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Biaya Impor iPhone 18 Pro dan Duo dari Luar Negeri Terungkap
Pemilik iPhone 18 Pro dan Duo yang dibeli di luar negeri harus bayar bea masuk dan PPN hingga Rp8,1 juta, tergantung harga dan kurs pajak saat kedatangan.
22 September 2026

Prabowo Fokus Dorong Inovasi Tekstil dan Sepatu Berbasis Lokal
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas untuk perkuat industri tekstil dan sepatu melalui inovasi BRIN, termasuk kain dari limbah nanas dan sepatu murah untuk siswa kurang mampu.
22 September 2026

IHSG Melemah 1,30% di Awal Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,30% ke level 6.300 pada Selasa (22/9/2026), didorong oleh tekanan pasar global dan dinamika kebijakan dalam negeri.
22 September 2026

SILO Akuisisi 14 RS dari Lippo, Nilai Rp6,9 Triliun
PT Siloam International Hospitals Tbk resmi mengumumkan rencana akuisisi 14 rumah sakit dengan nilai total Rp6,9 triliun dari anak usaha First Real Estate Investment Trust.
22 September 2026
Berita Lainnya

Sindikat SIM Palsu di Riau Beroperasi Sejak Juni 2026
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Xiaomi Siap Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Subsidi Tak Pasti, Penjualan Motor Listrik 2026 Terhambat
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Penindakan Massal Beras dan Garam Ilegal di Empat Wilayah
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Prioritaskan UMKM dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Amran Minta Hukuman Berat untuk Pelaku Penyelundupan Beras Impor
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Dunia Belum Konsisten, Indonesia Tetap Jalan ke Net Zero
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

