Simulasi Kesiapsiagaan AFT Hasanuddin Hadapi Gangguan Pasokan Avtur
AFT Hasanuddin gelar simulasi BCMS untuk menguji kesiapan penanganan gangguan pasokan avtur melalui jalur alternatif bridger dari IT Makassar.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin kembali memperkuat kapasitas kesiapsiagaan operasional dengan menyelenggarakan simulasi Table Top Business Continuity Management System (BCMS). Kegiatan ini difokuskan pada skenario gangguan pada jalur pipa penerimaan avtur dari Integrated Terminal (IT) Makassar, yang menjadi saluran utama pasokan ke wilayah Sulawesi Tenggara. Simulasi bertujuan mengevaluasi kemampuan tim dalam merespons gangguan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan tanpa mengganggu layanan ke maskapai penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin.
Selama simulasi, seluruh fungsi operasional—mulai dari penerimaan, pengelolaan stok, pemeriksaan kualitas, hingga koordinasi lintas unit—diperiksa secara menyeluruh. Salah satu uji coba utama adalah pengaktifan jalur alternatif berupa bridger dari IT Makassar, yang mengevaluasi kesiapan fasilitas penerimaan, ketersediaan personel, serta proses verifikasi kuantitas dan kualitas avtur. Proses ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap berjalan sesuai standar keselamatan dan kualitas meskipun jalur utama tidak beroperasi.
Andreas Yanuar Arinawan, AFT Manager Hasanuddin, menekankan bahwa simulasi bukan sekadar formalitas, melainkan alat evaluasi berkelanjutan untuk memperbaiki prosedur dan respons tim. “Kami ingin memastikan setiap anggota tim tahu peran dan langkah yang harus diambil saat terjadi gangguan, mulai dari penerimaan informasi hingga pemulihan pasokan. Kesiapan ini langsung berdampak pada keandalan layanan avtur bagi pelanggan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hasil simulasi menjadi dasar untuk perbaikan prosedur dan peningkatan kapasitas operasional secara rutin.
Kegiatan melibatkan berbagai unit terkait seperti Aviation Region Sulawesi, Supply and Distribution, HSSE, Quality Assurance, Operation, PFD, serta IT Makassar. Fokus utama adalah penanganan insiden, eskalasi, pelaksanaan pasokan alternatif, pemantauan operasional, dan pemulihan normalisasi pasokan. Menurut Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, kesiapan semacam ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keandalan energi penerbangan di kawasan Indonesia Timur. “Kami mendorong budaya perbaikan berkelanjutan. Setiap simulasi adalah peluang untuk memperkuat koordinasi dan prosedur agar respons saat kondisi nyata lebih cepat dan akurat,” tegasnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan terhadap hasil simulasi menjadi fondasi utama dalam memperkuat sistem pasokan avtur. Upaya ini menjamin ketersediaan energi kritis bagi penerbangan, mendukung konektivitas masyarakat, dan menjaga kesinambungan operasional di wilayah Sulawesi Tenggara serta kawasan timur Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


