Sinergi Aparat Hukum Dorong Penegakan Hukum Berkeadilan
Koordinasi antara Polda, Kejati, dan PT Sultra bertujuan memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, berkepastian, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta negara.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Polda Sulawesi Tenggara, Kejaksaan Tinggi, dan Pengadilan Tinggi menggelar pertemuan sinergi untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan penegakan hukum yang tidak hanya menjamin kepastian hukum, tetapi juga keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat serta negara. Pertemuan yang berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra ini menjadi wadah diskusi strategis untuk menyelaraskan langkah dalam implementasi KUHP dan KUHAP baru.
Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji menekankan bahwa keberhasilan penegakan hukum kini tidak lagi diukur dari jumlah kasus yang dituntaskan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya memastikan barang bukti, terutama kendaraan milik korban, tidak menghambat aktivitas sehari-hari, terutama di wilayah kepulauan yang jaraknya jauh. Dengan mekanisme pinjam pakai atau pengembalian, barang bukti dapat dimanfaatkan kembali selama tidak mengganggu proses hukum.
Dalam konteks kerugian negara, sinergi juga menjadi kunci untuk memastikan aset hasil tindak pidana dikelola secara tepat. Contohnya, kapal Azimut Yacht 43 Atlantis 56 yang sempat menjadi barang bukti dalam perkara pengadaan, akhirnya dikembalikan kepada pemerintah daerah setelah proses hukum selesai. Kejaksaan selaku eksekutor menyerahkan kapal tersebut sebagai bentuk pemulihan aset negara secara tuntas.
Kajati Sultra Dr. Sugeng Riyanta menegaskan bahwa penegakan hukum harus melampaui pemidanaan semata. Ia menekankan perlunya penyelesaian yang proporsional, perlindungan korban, serta optimalisasi pemulihan kerugian negara. Koordinasi antarpenyidik dan penuntut umum, menurutnya, menjadi kunci dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu dan seimbang.
Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Andi Isna Renishwari Cinrapole menegaskan bahwa sinergi tidak menghapus independensi lembaga. Ia menekankan pentingnya menjaga prinsip checks and balances, di mana masing-masing institusi tetap menjalankan kewenangannya secara mandiri namun dalam kerangka sistem terintegrasi. Tujuan akhirnya adalah menciptakan penegakan hukum yang tidak hanya menghasilkan putusan, tetapi juga memberi manfaat konkret bagi korban, masyarakat, dan kepentingan negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


