Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Gejolak Global
OJK menegaskan sektor jasa keuangan nasional tetap stabil meski menghadapi tekanan dari konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kondisi pasar keuangan global yang dipengaruhi ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian utama, terutama menyusul tertutupnya Selat Hormuz yang berdampak pada volatilitas harga komoditas dan tekanan inflasi global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa situasi ini turut memperkuat risiko yang dihadapi sistem keuangan dunia, dengan dampak yang terasa hingga ke ekonomi domestik.
Perkembangan ekonomi global sendiri menunjukkan tren perlambatan, terutama di dua ekonomi terbesar dunia. Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi belum mencapai ekspektasi pasar, sementara pasar tenaga kerja mulai melemah. Di Tiongkok, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 4,3% secara tahunan, menunjukkan perlambatan yang terus berlanjut, terutama di sektor produksi dan permintaan dalam negeri.
Faktor iklim El Nino juga turut berkontribusi terhadap tekanan inflasi global yang tetap tinggi, memperparah kondisi ekonomi dunia. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah di negara maju dikaitkan dengan meningkatnya belanja modal (capex) perusahaan teknologi raksasa, yang berdampak pada pergerakan pasar keuangan global.
Namun demikian, Friderica menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di dalam negeri tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan moneter yang konsisten dan pengelolaan risiko yang ketat oleh lembaga keuangan. Sebagai respons terhadap tantangan global, OJK juga mempercepat reformasi pasar modal, termasuk proses demutualisasi bursa dan penguatan penegakan hukum di sektor pasar modal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


