Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Gejolak Global

OJK menegaskan sektor jasa keuangan nasional tetap stabil meski menghadapi tekanan dari konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Stabilitas SJK Terjaga di Tengah Gejolak Global
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kondisi pasar keuangan global yang dipengaruhi ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian utama, terutama menyusul tertutupnya Selat Hormuz yang berdampak pada volatilitas harga komoditas dan tekanan inflasi global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa situasi ini turut memperkuat risiko yang dihadapi sistem keuangan dunia, dengan dampak yang terasa hingga ke ekonomi domestik.

Perkembangan ekonomi global sendiri menunjukkan tren perlambatan, terutama di dua ekonomi terbesar dunia. Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi belum mencapai ekspektasi pasar, sementara pasar tenaga kerja mulai melemah. Di Tiongkok, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 4,3% secara tahunan, menunjukkan perlambatan yang terus berlanjut, terutama di sektor produksi dan permintaan dalam negeri.

Faktor iklim El Nino juga turut berkontribusi terhadap tekanan inflasi global yang tetap tinggi, memperparah kondisi ekonomi dunia. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah di negara maju dikaitkan dengan meningkatnya belanja modal (capex) perusahaan teknologi raksasa, yang berdampak pada pergerakan pasar keuangan global.

Namun demikian, Friderica menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di dalam negeri tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan moneter yang konsisten dan pengelolaan risiko yang ketat oleh lembaga keuangan. Sebagai respons terhadap tantangan global, OJK juga mempercepat reformasi pasar modal, termasuk proses demutualisasi bursa dan penguatan penegakan hukum di sektor pasar modal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya