Suahasil Lantik Pejabat Baru di Kemenkeu, Purbaya Digantikan
Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi melantik sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, menggantikan jajaran era sebelumnya yang dipimpin Purbaya Yudhi Sadewa.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 09.12 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA Tahun 2026, menandai perubahan struktur kepemimpinan di internal kementerian. Salah satu perubahan utama adalah penggantian Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun, yang dilantik pada masa pemerintahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Maret 2026.
Posisi Sekretaris Jenderal kini ditempati oleh Astera Primanto Bhakti, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan. Sementara itu, jabatan Direktur Jenderal Perbendaharaan kini diisi oleh Tri Budhianto, menggantikan Astera. Di bidang perimbangan keuangan, Askolani yang sebelumnya menjabat digantikan oleh Nufransa Wira Sakti, yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas.
Dalam sambutannya, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya reformasi manajemen dan peningkatan kinerja institusi. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang transparan, responsif, dan berbasis kinerja dalam mewujudkan visi keuangan negara yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan harapan agar para pejabat baru mampu menjaga integritas dan mendorong inovasi dalam pengelolaan keuangan negara.
Selain jabatan utama, Suahasil juga melantik Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak dan Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional. Kedua jabatan ini diharapkan dapat mendukung kebijakan fiskal yang lebih strategis dan terukur. Perombakan ini menandai awal dari agenda transformasi internal Kemenkeu di bawah kepemimpinan baru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Bursa Efek Indonesia memantau aktivitas pasar tak lazim pada saham PNSE dan DKHH menyusul kenaikan harga yang tidak wajar dalam periode singkat.
24 Oktober 2026

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Wakil Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. membeli 5,5 juta saham BRMS senilai total Rp2,46 miliar dalam dua transaksi terpisah pada 22 Oktober 2026.
24 Oktober 2026

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Inflasi inti Jepang mencapai 2,1% pada September 2026, tertinggi sepanjang tahun, mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan di akhir tahun.
24 Oktober 2026

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Investor diminta tidak asal beli saham karena harga turun, melainkan menilai kualitas bisnis dan valuasi secara komprehensif.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

