Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sungai dengan 500 Buaya Disetujui Jadi Lokasi Dayung Olimpiade 2032

Sungai Fitzroy di Queensland yang menjadi habitat 500 buaya air asin resmi disahkan sebagai lokasi lomba dayung dan kano Olimpiade 2032 setelah lolos penilaian teknis independen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.40 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Sungai dengan 500 Buaya Disetujui Jadi Lokasi Dayung Olimpiade 2032📷 BBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sungai Fitzroy di Rockhampton, Queensland, telah resmi dipilih sebagai lokasi utama perlombaan dayung dan kano dalam penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade 2032. Penetapan ini setelah melewati penilaian ketat dari Otoritas Koordinasi dan Infrastruktur Independen Olimpiade, yang menilai kelayakan lintasan berdasarkan faktor teknis seperti kondisi air, pola cuaca, ketinggian permukaan, serta risiko banjir dalam jangka panjang. Penilaian tersebut tidak memasukkan aspek keberadaan buaya sebagai pertimbangan utama, melainkan fokus pada kesiapan infrastruktur dan kualitas perairan untuk kompetisi tingkat global.

Ketua Olimpiade Brisbane 2032, Andrew Liveris, menegaskan bahwa keputusan ini menandai kemajuan signifikan dalam proses perencanaan, memberikan kepastian untuk melanjutkan pembangunan dan operasional di wilayah Rockhampton. Ia menekankan bahwa penilaian independen telah memastikan sungai tersebut mampu menampung kompetisi tingkat nasional dan menjadi pusat pelatihan tim nasional Australia. Ia juga menyatakan bahwa rencana darurat telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan munculnya buaya selama perhelatan, meski menilai hal tersebut bukan ancaman utama.

Dukungan dari dua organisasi induk olahraga, World Rowing dan Paddle Worldwide, menegaskan kredibilitas pilihan lokasi ini. Presiden World Rowing, Jean-Christophe Rolland, menyatakan bahwa analisis teknis yang mendalam menunjukkan bahwa Sungai Fitzroy mampu menyediakan kondisi kompetisi yang adil dan sesuai standar Olimpiade. Sementara itu, Presiden Paddle Worldwide, Thomas Konietzko, mengapresiasi kualitas kerja teknis yang memperkuat keyakinan terhadap kelayakan venue tersebut sebagai arena pertandingan internasional.

Namun, tantangan tetap muncul dari kalangan atlet berpengalaman. Drew Ginn, peraih tiga medali emas Olimpiade dalam dayung, menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi banjir serta keseimbangan kompetisi yang bisa terganggu oleh faktor alam. Ia juga mempertanyakan keselamatan atlet dan kenyamanan penonton, terlebih lokasi yang berjarak sekitar enam hingga tujuh jam perjalanan dari Brisbane. Meski mengakui bahwa buaya bukan prioritas utama, ia tetap menyuarakan kekhawatiran soal keselamatan dan pengalaman Olimpiade yang seharusnya tidak terancam oleh kondisi eksternal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya