Yayoi Kusama Wafat di Usia 97, Tinggalkan Warisan Seni Abadi
Seniman Jepang legendaris Yayoi Kusama meninggal dunia di Tokyo pada 14 Agustus 2026, setelah menjalani kehidupan penuh karya hingga hari terakhir.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.43 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Seniman kontemporer asal Jepang, Yayoi Kusama, tutup usia pada usia 97 tahun di sebuah rumah sakit di Tokyo pada 14 Agustus 2026. Pengumuman kematian disampaikan secara resmi oleh Yayoi Kusama Inc. dan Yayoi Kusama Studio Inc. pada 27 Agustus, menegaskan bahwa sang seniman tetap aktif mencipta hingga menjelang akhir hayatnya. Karya-karyanya, yang dikenal dengan motif polkadot dan ruang cermin tak berujung, telah membentuk identitas seni global yang tak tergantikan.
Lahir di Matsumoto, Nagano, pada 22 Maret 1929, Kusama mengalami pengalaman halusinasi sejak masa kanak-kanak, yang kemudian menjadi dasar kreatif utamanya. Ia memulai perjalanan seni di New York pada 1957, menjadi bagian penting dari gerakan seni avant-garde dengan eksperimen di bidang lukisan, instalasi, dan aksi sosial. Karya pertamanya yang memperkenalkan konsep Infinity Mirror Rooms, Phalli’s Field, pada 1965, menandai transformasi besar dalam dunia seni instalasi dengan menggabungkan cermin dan repetisi visual.
Setelah kembali ke Jepang pada 1973, Kusama terus berkarya secara konsisten, mengeksplorasi berbagai medium termasuk puisi, fiksi, dan pertunjukan. Ia memilih tinggal di rumah sakit jiwa di Tokyo sejak akhir 1970-an, namun tetap menjaga produktivitas seni melalui studio yang berjarak dekat dari tempat tinggalnya. Popularitasnya meningkat pesat dalam dekade terakhir, dengan pameran di museum-museum ternama dunia dan kolaborasi dengan merek fesyen internasional yang memperluas pengaruhnya ke ranah budaya populer.
Pada 2016, Kusama meraih pengakuan global dengan masuk dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh versi Time, serta menerima penghargaan tertinggi di bidang budaya dari pemerintah Jepang, Order of Culture. Di Indonesia, karyanya pernah menjadi sorotan utama dalam pameran di Museum MACAN, Jakarta, menarik antusiasme publik atas eksplorasi visual dan emosional yang khas. Hingga akhir hayatnya, ia tetap fokus pada tema-tema seperti cinta abadi dan kekalnya jiwa dalam karya lukisnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Bom di Kompleks Kepolisian Kohat Tewaskan 27 Orang
Serangan bom bunuh diri di masjid dalam kompleks kepolisian Kohat menewaskan 27 orang, termasuk anggota polisi dan warga sipil, dengan 57 lainnya terluka akibat ledakan dan baku tembak.
19 September 2026

Pengadilan Thailand Minta Darurat Bencana untuk Atasi Ikan Nila Invasif
Pengadilan Tata Usaha Negara Thailand memerintahkan penanganan darurat terhadap ikan nila dagu hitam yang merusak ekosistem dan mata pencaharian di Samut Songkhram.
19 September 2026

Prabowo Targetkan Penutupan 750 BUMN untuk Hemat Rp100 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menetapkan penutupan 750 BUMN hingga 2026 sebagai langkah efisiensi, dengan pencapaian awal penutupan 328 perusahaan yang telah menghemat Rp50 triliun.
19 September 2026

Tanoto Foundation Perkuat Riset Kesehatan Asia Melalui Pendekatan Terintegrasi
Yayasan ini memperluas dukungan riset medis di Asia dengan fokus pada kesehatan ibu-anak, diabetes, kanker, dan gangguan degeneratif, berbasis pada kolaborasi lintas negara dan inovasi berbasis bukti.
19 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

KPK Perluas Penyelidikan Suap HGB dengan Geledah Rumah dan Kantor
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Pertimbangkan Periksa Menteri ATR/BPN dalam Kasus Suap HGB
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Nusron Wahid Serahkan Proses Hukum ke KPK
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Pria Viral Tendang Wanita di Mal Jadi Tersangka
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

ASN Kemenpora Diduga Tanam Ganja di Rumah Pribadi
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Fokus Lengkapi Bukti Sebelum Panggil Nusron Wahid
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

