Tabalong Terbaik Nasional dalam Akses Pendidikan
Kabupaten Tabalong meraih penghargaan tertinggi di Kalimantan untuk akses layanan pendidikan, disertai hadiah Rp2 miliar, dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 23.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kabupaten Tabalong berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II tahun 2026. Penghargaan diberikan secara langsung dalam acara yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan peringkat terbaik I diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Prestasi ini mengakui upaya nyata Tabalong dalam memastikan pendidikan merata dan berkualitas bagi seluruh warganya.
Peringkat kedua diraih Kabupaten Hulu Sungai Tengah, juga dari Kalimantan Selatan, sedangkan peringkat ketiga diberikan kepada Kabupaten Barito Selatan di Kalimantan Tengah. Setiap kategori pemenang mendapatkan insentif finansial berdasarkan peringkat: Rp2 miliar untuk juara pertama, Rp1,5 miliar untuk juara kedua, dan Rp1 miliar untuk juara ketiga. Insentif ini menjadi bentuk pengakuan atas kinerja dan inovasi pemerintah daerah dalam melayani masyarakat secara efektif.
Penilaian berdasarkan kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan mencakup sejumlah indikator utama, seperti pemerataan tenaga pendidik, ketersediaan sarana belajar, peningkatan literasi dan numerasi, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung sistem pendidikan. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Tabalong untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perubahan.
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menyoroti empat kategori utama, termasuk layanan kesehatan, pengelolaan sampah, serta program 3 juta rumah. Tujuan utamanya adalah mendorong daerah untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menjadi teladan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


