Tepung Singkong Jadi Bahan Inovasi Padamkan Karhutla
Menteri Pertanian menyambut baik inovasi penggunaan tepung singkong untuk pemadaman karhutla, namun menekankan uji coba oleh BRIN harus dilakukan sebelum skala besar.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengevaluasi potensi tepung singkong sebagai solusi inovatif dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, asalkan hasil uji coba menunjukkan efektivitas dan kelayakan teknis. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah sebelum penggunaan massal, khususnya melalui penelitian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Menurutnya, meskipun konsep tersebut menarik, keberhasilannya harus dibuktikan secara empiris dalam berbagai skenario dan lingkungan.
Amran menegaskan bahwa peningkatan permintaan akan komoditas, seperti halnya dalam program biodiesel dan produksi telur, justru mendorong petani untuk meningkatkan produksi. Ia mencontohkan bagaimana ketika permintaan CPO naik untuk program B40 hingga B50, produksi justru meningkat pesat, bukan menurun, karena petani merespons harga yang lebih menguntungkan. Dengan pola serupa, jika tepung singkong terbukti efektif, maka produksi singkong bisa ditingkatkan secara nasional.
BRIN telah memulai kajian mendalam terhadap teknologi berbasis tepung singkong, setelah disampaikan oleh Kapolri sebagai inovasi potensial. Hasil awal menunjukkan bahwa konsep tersebut layak diuji lebih lanjut, terutama dalam skala besar. Kajian kini fokus pada komposisi bahan, metode aplikasi, serta efisiensi alat yang dibutuhkan, mengingat pemadaman karhutla di area luas tidak mungkin dilakukan secara manual.
Pengujian awal telah dilakukan oleh Polda Kalimantan Selatan dengan cairan berbahan dasar pati singkong yang dicampur amonium polifosfat, air, dan zat pembasah untuk menghambat perambatan api di lahan gambut. Hasilnya menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut. Presiden Prabowo Subianto juga telah meminta agar teknologi ini diuji secara menyeluruh dalam skala lebih besar guna menilai kelayakannya sebagai alat strategis penanggulangan karhutla.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

