TKD Capai Rp599 T, Serap Gaji ASN dan Tunjangan Guru
Realisasi transfer ke daerah hingga September 2026 mencapai Rp599,2 triliun, mendukung pembayaran gaji 5,3 juta ASN dan tunjangan guru 1,68 juta orang.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) per 30 September 2026 telah mencapai Rp599,2 triliun, setara dengan 82,4% dari target APBN yang ditetapkan sebesar Rp727,2 triliun. Angka ini mencerminkan kenaikan dari alokasi awal sebesar Rp693 triliun, yang diperbesar menyusul kebutuhan anggaran akibat bencana alam yang menimpa beberapa wilayah. Menteri Keuangan menegaskan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan secara bertahap sesuai kondisi realita di lapangan.
Dana transfer umum, terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH), menjadi penopang utama pembayaran gaji bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah, yang jumlahnya mencapai 5,3 juta orang. Selain itu, DBH cukai hasil tembakau (CHT) juga dialokasikan untuk mendukung peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 1,14 juta orang dan peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebanyak 596.000 orang.
Dalam sektor pendidikan, dana transfer khusus (DAK) telah direalisasikan untuk berbagai kebutuhan prioritas. Di antaranya, bantuan operasional sekolah (BOS) menjangkau 43,7 juta siswa, tunjangan guru diberikan kepada 1,68 juta guru, serta bantuan operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) disalurkan untuk 5,9 juta anak. Alokasi dana juga mencakup program kesetaraan pendidikan dan pendukung layanan publik lainnya.
Pemerintah menekankan bahwa realisasi TKD ini merupakan bagian dari komitmen memperkuat kapasitas keuangan daerah dalam menjalankan pelayanan publik. Dengan distribusi yang tepat dan transparan, dana yang disalurkan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan aparatur, memperluas akses layanan kesehatan, dan memperbaiki kualitas pendidikan di tingkat daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

DPD RI Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi BPK untuk Perbaikan Keuangan Daerah
DPD RI berkomitmen menindaklanjuti temuan BPK terkait masalah keuangan daerah yang berulang, dengan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan bersama pemerintah daerah.
10 Oktober 2026

Baznas dan Pemkab Pandeglang Perkuat Kolaborasi Tangani Kemiskinan Ekstrem
Sinergi antara Baznas RI dan Pemkab Pandeglang fokus pada penanganan rumah tidak layak huni serta pengentasan kemiskinan ekstrem melalui gotong royong lintas sektor.
10 Oktober 2026

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga Sejak 9 Oktober 2026
BPBD Lampung resmi menaikkan status Gunung Anak Krakatau ke level III siaga berdasarkan analisis aktivitas vulkanik dan data pengamatan real-time.
10 Oktober 2026

Generasi Djempolan Hadir di Ambon Dorong Literasi Keuangan Digital
Program edukasi keuangan Kredivo hadir untuk pertama kalinya di Ambon, menekankan pentingnya literasi finansial bagi generasi muda di kawasan Indonesia Timur.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Kopi dalam Tradisi Sufi: Kisah Mistis yang Tak Terbukti sebagai Ajaran Rasul
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Asal Usul Pasal 'Gibran Banget' Diklarifikasi DPR
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Rumah Makan Selera Lidah Orang Indonesia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

BGN Bantah Kaitan dengan Lokasi Penemuan Mayat di Kendal
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Perlindungan Karya Jurnalistik di Era Digital Harus Diperkuat
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Demokrat Tekankan Fokus pada Tugas Pemerintahan, Belum Bahas Capres 2029
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA

