Tree of Blessing Borong Saham INPP, Kuasai 35,95%
Tree of Blessing Pte Ltd menambah kepemilikan saham INPP menjadi 35,95% setelah beli 872 juta saham senilai Rp628 miliar pada 2 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perusahaan asal Singapura, Tree of Blessing Pte Ltd, secara resmi memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang saham utama PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) dengan pembelian 872 juta saham pada 2 September 2026. Transaksi ini dilakukan dengan harga Rp720 per saham, menghasilkan nilai total Rp628 miliar, dan menaikkan kepemilikan sahamnya di perseroan menjadi 35,95%.
Dengan pencapaian tersebut, Tree of Blessing kini menempati posisi kedua sebagai pemegang saham terbesar INPP, hanya tertinggal sedikit dari PT Grahatama Kreasibaru yang menguasai 36,24% saham. Kedua entitas ini menjadi pengendali utama dalam struktur kepemilikan saham INPP, menunjukkan dominasi kepemilikan oleh sekelompok pemegang saham institusi dengan latar belakang properti.
Sementara itu, PT Propertindo Prima Investama tercatat memiliki 10% saham INPP, menjadikannya pemegang saham penting lainnya. Di sisi lain, porsi kepemilikan saham oleh publik masih tergolong rendah, berada pada level 8,24%, yang menunjukkan tingkat likuiditas pasar yang terbatas dan konsentrasi kepemilikan yang tinggi.
Pemilik saham akhir dari PT Grahatama Kreasibaru, yaitu Amelia Gozali dan keluarganya, tetap menjadi pihak di balik kendali mayoritas saham INPP. Dengan struktur kepemilikan yang telah terbentuk, perusahaan bergerak dalam sektor properti tetap berada di bawah kendali kelompok pemegang saham yang stabil dan terkoordinasi secara strategis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


